Kurikulum Berbasis Dinul Islam Bakal Muncul di Aceh

ACEHTREND.CO, Sigli–40 orang guru senior dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) se- Aceh, Ahad (30/10) mengikuti workshop penyusunan kurikulum SMK berbasis Dinul Islam di Hotel Grand Blang Asan, Sigli.

Workshop yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Aceh ini menghadirkan narasumber Dr Asbaruddin dari Dinas Pendidikan Aceh, Dr Widiarto dan Dr Nucron M Pd dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Asbaruddin dalam paparannya mengatakan, kurikulum yang telah disusun secara nasional dalam penerapannya nanti di Aceh, akan diboboti nuansa Dinul Islam.

Sehingga peserta didik di Aceh tidak saja memiliki ilmu dan pengalaman di bidangnya tetapi juga menguasai ilmu agama dan berakhlak mulia sesuai dengan karakter keacehan.

“Kita ingin pendidikan di Aceh memiliki ruh keislaman dan berkarakter keacehan,” papar Asbaruddin Kabid kurikulum pada Dinas Pendidikan Aceh.

Asbar menambahkan, ajaran Dinul Islam yang bakal diterapkan di sekolah -sekolah Aceh tidak saja diajarkan pagi hari dalam pelajaran agama. Melainkan akan ada praktik-praktik keislaman pada sore hari dalam bentuk ekstrakurikuler.

Sementara narasumber dari Universitas Nasional Yogyakarta, Dr Nucron M Pd mengatakan, Dinul Islam ini bisa terintegrasi dalam bahan ajar dan boleh juga dibuat mata pelajaran tersendiri.

Yang dilakukan, tambah Nucron  bukan membuat kurikulum baru atau mengubah kurikulum yang telah ada. Tetapi, tetap berada dalam koridor kurikukum nasional.  Bobotnya ditambah atau diperkaya dengan ajaran-ajaran Islam.

Peserta workshop ini, selanjutnya akan dilatih dan  disiapkan untuk menulis buku mata pelajaran untuk digunakan sebagai buku pegangan peserta didik di Aceh.[]