Inikah Isyarat Perlawanan Jokowi, Tapi Melawan Siapa?

ACEHTREND. CO, Jakarta – Dalam kunjungan ke Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Cijantung, Jakarta Timur, Presiden RI Jokowi bukan hanya melakukan pengecekan kesiapan prajurit Kopassus tapi juga menyampaikan soal kuasanya menggerakkan pasukan. Isyarat perlawanankah? Tapi, melawan siapa?

Jokowi mengatakan, tujuannya ke Markas Kopassus tersebut untuk memberikan pengarahan. Selain itu, dia juga ingin melihat kesiapan satuan Sandiyudha, Para Komando dan Gultor.

“Ini merupakan pasukan cadangan yang dalam keadaan emergency, dalam keadaan darurat, bisa saya gerakkan, sebagai panglima tertinggi lewat Pangab, lewat Panglima TNI untuk keperluan khusus,” kata Jokowi.di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (10/11/2016).

Wartawan yang hadir sempat bertanya, apakah saat ini sedang ada situasi darurat?

“Tidak ada. Ini Hari Pahlawan kok. Kan tadi saya bilang ada ‘kalau’,” kata Jokowi

***

Sebagaimana diketahui, pada Jumat (4/11) sebahagian umat Islam melakukan demo yang dinilai terbesar disepanjang sejarah demo yang pernah terjadi di Indonesia.

Dalam demo yang digelar di depan istana merdeka itu, perwakilan pendemo hendak bertemu Jokowi, namun Jokowi memilih berkunjung ke Bandara. Usai ba’da isya, sempat terjadi kisruh, yang oleh Jokowi disebut ulah aktor politik.

Sebelum demo di gelar, Jokowi tampak maraton melakukan pertemuan, termasuk dengan Prabowo, dan usai #aksidemo411 Jokowi juga kembali melakukan pertemuan dengan ormas Islam.

Ulil AbsharAbdalla dalam twitnya merespon pernyataan Jokowi. “Hawanya kok kayak mau ngajak tarung. Ngga “reconciliatory”. Dan pada twit berikutnya Ulil menulis “Ngga ada yg mau kudeta, tapi kok Jokowi kelihatan “panik” memasang kuda2 politik secara “agresif” akhir2 ini. Aneh.”

KOMENTAR FACEBOOK