Jokowi: Ulama Pilar Penopang NKRI

ACEHTREND. CO, Jakarta – Presiden RI, Joko Widodo menempatkan ulama sebagai pilar penopang NKRI.

“Ulama ialah pilar penopang NKRI, ” tulis Jokowi di twitternya @jokowi dalam sikahturahi dengan ulama Banten dan Jabar.

Sebelumnya, Jokowi mengabarkan bahwa Pahlawan Nasional tahun ini dianugerahkan kepada tokoh NU, Alm. K.H.R. As’ad Syamsul Arifin.

Dalam beberapa hari ini, Jokowi memang kerap melakukan silahturahmi dengan ulama, termasuk dengan ormas Islam, seperti NU dan Muhammadiyah. “Kita harus bersatu dalam kebhinnekaan, ” tulis Jokowi masih di twitternya.

Dalam pertemuan dengan tokoh ormas Islam hari ini, Rabu (9/11) Jokowi kembali menegaskan bahwa tidak ikut campur dan tidak melakukan pembelaan apa pun kepada Basuki Tjahaja Purnama, tapi melihat itu dari aspek hukum.

Mahfud MD, yang juga hadir mewakili Kahmi mengabarkan jika ia menyampaikan persoalan penangkapan aktivis HMI dan meminta aparat untuk juga berlaku adil. “Kami juga punya data yang bisa berbeda dengan aparat, ” katanya, termasuk menyinggung soal video Kapolda DKI yang sedang viral di Youtube.

Tokoh dari ormas Islam yang hadir dalam pertemuan dengan Jokowi tersebut yakni, KH Abdullah Jaidi (Al Irsyad Al Islamiyah), Yusnar Yusuf (Jam’iyatul Washliyah), Ahmad Satori Ismail (Ikadi), Basri Barmanda (Perti), Habib Nabil Al Musawa (Majelis Rasulullah), Hamdan Zoelva (Syarikat Islam), Dyah Puspitarini (Nasyiatul Aisyiah), Said Aldi Alidirus (BKPRMI), Khofifah Indar Parawansa (Muslimat NU), Sadeli Karim (Mathla’ul Anwar), Muhammad Siddik (DDII), Anggia Emarini (Fatayat NU), Atifah Thaha (Wanita Islam), Yoqut Cholil Qourmas (GP Ansor), Usamah Hisyam (Parmusi) dan Mahfud MD (Kahmi).