Tjahjo Kumolo: Jangan Hina Presiden dan Negara Saya

ACEHTREND. CO, Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo meminta untuk tidak menghina pemimpin negara dan simbol negara. Masyarakat bisa saja melaporkan pihak-pihak yang telah menghina diri mereka apalagi jika sudah bersinggungan dengan kehormatan dan harga diri.

“Anda boleh hina saya, kata-katain saya sepuasnya, tapi tidak untuk negara dan presiden saya,” ujar Tjahjo Kumolo saat menjadi Inspektur Upacara di Kantor Kemendagri, Jakarta saat memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November.

Menurut Tjahjo, semua warga negara harus menghormati Indonesia Raya, Garuda Pancasila, serta Presiden Republik Indonesia. Jika warga negara tidak dapat menghormati hal itu, maka mereka bukanlah warga negara yang bertanggung jawab atas bangsanya.

Pahlawan Bagi Mendagri
Terkait kepahlawanan masa kini, Tjahjo, menyebut pahlawan di aparatur pemerintahan harus punya kinerja optimal melayani masyarakat.

“Kalau Anda dikatakan sebagai pahlawan aparatur pemerintah, ya Anda harus memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Mulai dari tidak dipungut biaya sepeser pun, dari yang sehari selesai sampai hanya jadi satu jam saja,” kata Tjahjo Kumolo di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Menurutnya, semua orang terutama aparatur pemerintahan harus secara konsisten meniru perilaku perjuangan pahlawan. Perjuangan ini bukan lagi soal merebut kemerdekaan, tapi konsistensi memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Secara konsisten memperjuangkan terus aspirasi masyarakat sampai berhasil, itu bagian kepahlawanan,” pungkasnya. []

KOMENTAR FACEBOOK