Kisah Ikan Memberontak dan Kode 51 untuk Ahok

ACEHTREND. CO, Banda Aceh – Ahok akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, Rabu 16 November 2016. Itu artinya, sejak menyinggung Surat Al Maidah: 51 pada Selasa, 26/9 di Kepulauan Seribu, Ahok menjadi tersangka persis pada hari ke 51.

Ada kisah unik ketika Ahok berada di Kepulauan Seribu, yaitu tangan Ahok “dihajar” ikan kerapu. Bagaimana kisahnya?

Alkisah, saat itu Gubernur DKI Jakarta itu melakukan penyebaran 4.000 bibit, sekaligus memanen ikan kerapu di wilayah Kepulauan Seribu. 

Ahok hampir saja jatuh saat berada di atas keramba yang sempat bergoyang karena kelebihan muatan. Nyaris saja Ahok tercebur ke keramba berisi bibit ikan kerapu.

Ahok lalu berpindah ke keramba lain, yang berisi ikan kerapu siap panen. Ia lalu mencoba mengambil ikan selengan orang dewasa di dalam kotak gabus.

Ikan tiba-tiba berontak, dan “menghajar” tangannya yang berakibat tangan Ahok terkena duri, dan ikanpun kembali terjatuh ke dalam gabus.

Detik. com melansir baju dinas warna krem yang dia kenakan cukup banyak terkena cipratan air amis. Keringat bercucuran. Dia menjelaskan, ikan yang barusan membikin luka jarinya itu bisa dijual Rp 350 ribu.

“Jadi jangan percaya sama orang. Kan bisa saja dalam hati kecil Bapak-Ibu, enggak bisa pilih saya. Ya kan? Dibohongi pakai Surat Al-Maidah ayat 51,” ujar Ahok sebagaimana terekam dalam video. Pidato inilah yang membuat Ahok ditetapkan sebagai tersangka. Adakah ini semua kebetulan?  []

KOMENTAR FACEBOOK