Warga di Negeri Sendiri di Curigai, Provokasi RRC Malah Tak Teramati

ACEHTREND. CO, Aceh – Kabar berkibarnya bendera Republik Rakyat China di Kecamatan Oby Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) dan sebelumnya juga berkibar di bibir Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, DKI Jakarta, Minggu (11/9/2016) dinilai sebagai bentuk kecolongan aparat dalam menjaga kedaulatan NKRI dari pihak asing.

“Awak droe dicurigai habeh, awak aseng malah leuh meunan (warga sendiri dicurigai habis, pihak asing malah tidak diamati), ” kata Ahmad, penikmat kopi Solong, dalam bincang ringan, Sabtu (26/11) malam.

Warga sendiri yang dimaksud oleh mahasiswa UIN Ar Raniry itu adalah masyarakat muslim dan lainnya yang menuntut ditangkapnya penista agama agar segala bentuk provokasi yang merusak kebersamaan anak bangsa tidak terjadi.

Tapi, terhadap mereka banyak pihak sangat kritis, bahkan cenderung menyudutkan secara berlebihan, seperti makar, mengganggu kebhinnekaan, dan dipandang berpotensi merusak kesatuan bangsa.

“Padahal, mereka semua adalah anak-anak bangsa, yang juga mencintai negeri, dan memandang apa yang mereka lakukan bagian dari pembelaan atas keutuhan negeri ini, dan karena itu mereka marah ketika ada yang mencoba menista agama, ” sebutnya.

Sekarang, ia menilai kejadian pengibaran bendera asing, penting menjadi pemersatu semua anak negeri agar pihak asing jangan sampai leluasa mempermainkan wilayah Indonesia dengan simbol-simbol mereka. Dan ia yakin, gara-gara bendera asing di naikkan, maka berkibarlah bendera RRC di semua website yang ada di Indonesia.

“Jangan kerasi rakyat sendiri dengan ragam provokasi, tapi lemah lembut terhadap provokasi asing, itu berkibar luas bendera china di semua website milik Indonesia, ” katanya sambil meminta agar tidak ditulis nama sebenarnya karena ia mengaku malas terjebak dalam adu urat saraf yang melelahkan. “Beu tegas laju keu yang melanggar, bek leuh angen (harus tegas bagi pelanggar hukum, bek leuh angen – tidak ada terjemahan yang pas).

Catatan: awalnya mau pasang bendera china di foto pendukung, akhirnya tidak jadi.

KOMENTAR FACEBOOK