Aksi “Kita Indonesia” dan Peraturan Gubernur DKI tentang Car Free Day

ACEHTREND. CO, Jakarta – Sejumlah pimpinan partai politik, tokoh nasional, dan tokoh organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan Indonesia bakal menggelar aksi bernama “Kita Indonesia”.

Aksi ini digelar untuk untuk mengawal dan mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Paresiden Jusuf Kalla.

Rencananya, aksi “Kita Indonesia” akan digelar pada Minggu (4/12/2016) mendatang di sepanjang Jalan Sudirman dan MH Thamrin, bersamaan dengan penyelenggaraan car free day (CFD).

Partai NasDem dari Bali mengklaim akan mengirim 5000 kader. Golkar juga mengaku akan mengirim 120 ribu kader, anggota dan simpatisan dari Jabar, Banten, dan DKI Jakarta.

“Akan ada 1 panggung Utama yang terletak di dekat Bundaran HI den 10 panggung Budaya yang tersebar di Jalan Thamrin dan di Jalan Sudirman. Rangkaian acara dimulai pukul 07.00 hingga pukul 11.00 WIB,” kata politikus Partai Golkar tersebut.

Bukan hanya dari partai politik, dari instansi pemerintah dan swasta juga mengeluarkan surat edaran yang meminta kepada pegawai negeri dan keluarga untuk mengikuti acara. Surat yang sempat beredar luas ini kemudian disebut oleh beberapa lembaga sebagai surat yang sudah di edit.

img_20161203_204615

Menurut Pergub DKI No. 12/2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor pasal 7 ayat 2 disebutkan bahwa “HBKB tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan partai politik
dan SARA serta orasi ajakan yang bersifat menghasut.

Untuk diketahui yang termasuk partai pendukung pemerintah adalah juga partai pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yaitu Nasdem, Hanura, PDIP, PPP (versi Djan Faridz), PDIP dan Golkar.

Sebelumnya, umat Islam yang mendukung Basuki Tjahaja Purnama di tangkap juga sudah menggelar Aksi Bela Islam III yang dihadiri oleh Presiden, Wakil Presiden, Panglima TNI dan Kapolri serta sejumlah menteri. []