Wasiat Fidel Castro yang Diabaikan Pengikutnya di Indonesia

Banda Aceh – Ternyata, Fidel Castro, sebelum meninggal dunia, meninggalkan wasiat. Wasiat itu adalah larangan mengkultuskan dirinya.

Dan untuk mewujudkan wasiat itu, pemerintah Raul Castro akan meluluskan undang-undang untuk mewujudkannya.

“Setelah meninggal, nama dan rupanya tidak akan pernah digunakan pada lembaga, jalan, taman, atau situs publik lainm dan patung-patung atau bentuk lain dari penghargaan tidak akan pernah didirikan,” kata Raul seperti dikutip dariĀ Belfast Telegraph, Minggu (4/12/2016).

Di Indonesia, orang-orang yang menghormatinya begitu banyak. Saat Castro meninggal, ragam kenangan bermunculan, hanya untuk mengatakan betapa hormatnya mereka kepada Castro, dan malah ada yang membangun kesan jika dirinya adalah Castro.

Tapi, masih tidak malu dirikah ketika melihat bagaimana Castro menempatkan dirinya bahkan ketika ia mati? Ia melarang dirinya dikultuskan, bahkan melalui rupa dan monumen.

Bandingkan dengan para pecintanya di negeri ini, yang dengan suka cita mengkultuskan penguasa, baik ketika sudah tiada, apalagi saat ia masih sangat berkuasa.

Selamat jalan Castro meutuah!

KOMENTAR FACEBOOK