Erlanda: Putusan MA Tidak Mengganggu Tahapan Pilkada Bireuen

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Pengamat politik dan hukum Aceh, Erlanda Juliansyah Putra, SH, MH menilai Putusan Mahkamah Agung tidak mengganggu tahapan Pilkada Bireuen.

“Dikabulkannya permohonan pasangan Saifannur-Muzakkar A Gani sebagai pasangan calon kepala daerah di Kabupaten Bireun ini, tidak akan menggangu jalannya tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilihan kepala daerah,” katanya, Selasa (20/12/2016).

Menurut Erlanda, jauh-jauh hari KIP Bireun pasti telah menyusun penjadwalan dan memprediksi kemungkinan putusan seperti ini.

“Sudah sangat tegas dan jelas tinggal ditindaklanjuti dan dilaksanakan oleh KIP Bireuen,” katanya.

Sebelumnya, pihak KIP Bireuen belum melakukan pemasangan Alat Peraga Kampanye karena menunggu putusan MA terkait kasasi Saifannur.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ida Budhiati sebagaimana pernah dilansir kompas mengatakan UU nomor 10 tahun 2016 mengatakan putusan Pengadilan Tinggi TUN dan MA wajib ditindaklanjuti oleh KPU provinsi atau kabupaten/kota mengenai penetapan pasangan calon apabila tidak melewati tenggat waktu 30 hari sebelum pemungutan suara. “Ini salah satu norma baru,” kata Ida, di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Seperti diberitkan, Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan permohonan kasasi dari Saifannur-Muzakkar A. Gani selaku pemohon kasasi atas perkara gugatan terhadap Surat Keputusan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bireuen tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Bireuen menjadi peserta Pilkada 2017.

Keputusan Mahkamah Agung itu tertuang dengan Nomor 566 K/TUN/Pilkada/2016 tanggal 16 Desember 2016. MA juga membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan 01/G/PILKADA/2016/PT.TU.MDN, tanggal 24 November 2016. []