Melihat Kamar Tidur Cut Nyak Dhien di Pengasingan

ACEHTREND.CO.Sumedang. Rumah penampungan Cut Nyak Dhien di pengasingan, Sumedang, Jawa Barat, masih berdiri dan berfungsi hingga saat ini. Letaknya di belakang alun-alun Kota Sumedang, kira-kira 500 meter dari makamnya.

“Dulu Cut Nyak Dhien tinggal bersama buyut mertua saya di rumah ini,” ujar H Dadang Ridwan (65) kepada aceHTrend, Rabu (28/12/2016).

Dadang Ridwan tinggal di rumah yang sudah ditetapkan sebagai situs cagar budaya itu bersama isteri dan ibu mertuanya, Neng Aisyah (75).

“Rumah ini masih asli seperti dahulu kala. Di kamar tengah itu Cut Nyak Dhien istirahat selama dua tahun sampai wafat pada 1908,” sambung Dadang.

“Terkadang suka ada yang minta izin merebahkan badan di depan kamar Cut Nyak Dhien, untuk mengenang masa lalu,” sambung Neng Aisyah.

Dadang dan isterinya pernah diundang oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ke rumah Cut Nyak Dhien di Aceh Besar pada 2008, saat peringatan 100 tahun wafat Cut Nyak Dhien.

Dadang mengharapkan kepada gubernur terpilih untuk mengunjungi dan memperhatikan rumah singgah Cut Nyak Dhien di Sumedang.

“Kalau Pak Irwandi sering berkunjung kesini saat menjabat gubernur Aceh,” pungkas Dadang.

Kesaksian warga Sumedang, selama di pengasingan Cut Nyak Dhien ikut mengajarkan pendidikan agama Islam kepada warga Sumedang. []

KOMENTAR FACEBOOK