“Siaga Pemilu”

Taqwadin Marzuki*
Siap sedia, ya itu memang pantas kita sematkan kepada pesta demokrasi luma tahunan ini. Mengapa tidak? Kalau kita berkaca pada pelaksanaan pemilu sebelum-sebelumnya, masyarakat Aceh selalu dalam keadaan siaga karena selalu ada kisruh ataupun gejolak antar timses pasangan calon.

Seharusnya pesta demokrasi 5 tahunan ini menjadi suatu kedamaian bagi masyarakat dalam hal memilih pilihannya, bukan melihat saudara-saudara sesama bahkan sesama saudara terlibat pertengkaran bahkan pembunuhan.

Masyarakat Aceh dalam pemilu 2017 ini dikejutkan oleh beberapa kejadian yang dianggap sangat ngeri. Dan mereka bertanya-tanya? Mengapa setiap pemilu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan? Apakah lebih baik tidak dilaksanakannya pemilu supaya tidak terjadi kekacauan?

Setiap pelaksanaan pemilu Aceh selalu siaga pemilu mulai dari pengamanan yang ketat yang dilakukan oleh pihak keamanan. Dan kita tidak dapat pungkiri bahwa Aceh sekarang bagaikan neraka ketika musim pemilu dimulai dan bahkan melebihi konflik dahulu. Kenapa kekuasaan membuat orang-orang rela melakukan apa saja untuk mendapatkannya? Bukankah kekuasaan berat tanggung jawabnya, seakan menjadi pemimpin sangat mudah kalau kita melihat sekarang asalkan memenangkan pemilu. Semua orang berlomba-lomba mendapatkan kekuasaan untuk dengan cara memenangkan pemilu, padahal belum tentu semua dari mereka punya kapasitas untuk memimpin Aceh ini.

Seharusnya para elit politik menjadi contoh yang baik untuk masyarakat, bukan memamerkan sikap-sikap saling membenci antar sesama, dan bahkan saling mencaci. bagaimana caranya kita menciptakan pemilu yang damai di Aceh dan menjadi contoh bagi provinsi-provinsi lain.

Harapannya semoga pemilu 2017 ini menjadi pemilu damai dimana tidak ada kejadian-kejadian yang kita tidak harapkan, baik intimidasi, politik uang dan kisruh. dengan begitu terciptalah pemilu yang kita semua idam-idamkan yang akan melahirkan pemimpin yang pantas menjadi pemimpin yang bisa membawa aceh ke arah yang lebih baik dan dihadapkan kepada kemajuan yang pesat dan menjadi Seuramoe Mekkah sesungguhnya.

*Mahasiswa jurusan ilmu politik UIN Arraniry.

KOMENTAR FACEBOOK