Gerak Dorong Implementasi Sistem Open Data Berbasis TI Di Aceh Barat

ACEHTREND.CO, Meulaboh- Gerakan Anti Korupsi (GERAK) Aceh Barat melakukan sosialisasi open data berbasis teknologi informasi (TI) kepada instansi pemerintah setempat. Kegiatan dilaksanakan, Senin (30/1/2017) pagi di aula Setdakab.

Koordinator gerak Aceh Barat Edy Syah Putra mengatakan, tujuan sosialisasi guna memberi ruang kepada publik untuk mengakses semua data di seluruh lembaga pemerintah melalui suatu portal data, dan data tersebut siap dipertanggung jawabkan instansi terkait.

“Konsep open data berbasis teknologi ini guna memudahkan semua pihak mengakses data yang daerah” kata Edy.

Gerak Aceh Barat mendorong pemkab setempat mengimplementasikan program open data berdasarkan Undang- Undang No 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, yang menganut prinsip bahwa informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang dan keterbukaan informasi merupakan sarana bagi publik untuk melakukan pengawasan penyelenggaraan negara.

Ini bagian dari implemetasi Undang-Undang keterbukaan informasi publik. Institusi pemerintahan atau lembaga publik lain, makin menyadari keterlibatan publik sebagai nilai dasar demokrasi yang harus hadir dalam penyelenggaraan negara.

Penggunaan media sosial 
sebagai media komunikasi berbasis teknologi dengan cara penyediaan data bahkan laporan keuangan, menurutnya sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah.

“Keterlibatan masyarakat sangat bergantung pada keterbukaan informasi dan penyediaan ruang komunikasi masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan yang memadai untuk berkontribusi dalam negara demokratis,” ungkapnya.

Gerak mengharapkan, data publik dapat disajikan oleh lembaga pemerintah melalui portal data yang mudah diakses 
oleh siapa pun dan dimana pun berada.

“Program ini hendaknya dapat menularkan semangat di kabupaten Aceh Barat agar persepsi yang sama dalam melibatkan publik dalam pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Edy.

Kegiatan dibuka asisten II Drs Muslem M.Si, Hadir puluhan peserta dari perwakilan satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), OKP dan LSM. Materi pengenalan open data dan manfaatnya disampaikan oleh T. Taufik M, Kabid. E- Government Kominfo Kota Banda Aceh.[]