Sofyan Dawood dan Pernyataan Irwandi Yusuf Dahulu

ACEHTREND.CO, Langsa – Dari jarak nan jauh dari ibukota Aceh, Langsa, mantan Juru Bicara GAM, Sofyan Dawood, menyatakan dengan resmi mundur sebagai Ketua Tim Pemenangan Tarmizi Karim-Muchsalmina Ali (calon gubernur dan wakil gubernur Aceh nomor urut 1).

“Saya mundur, karena selama tahapan Pilkada ini berjalan saya tidak dilibatkan, padahal kapasitas saya sebagai ketua tim pemenangan,” kata Sofyan Dawood saat menggelar konfrensi pers di aula Hotel Perla In Kota Langsa, Rabu (8/2/2017).

Alasannya mundur bukan hanya itu. Sofyan Dawood mengatakan adanya perbedaan pendapat politik antara dirinya dan Tarmizi Karim juga jadi faktor dirinya mundur. Tapi, kenapa jelang pemilihan?

‎”Dengan saya mundur, berikutnya pasti ada babak kedua. Namun saya tidak menyebutkan hari ini kemana arah saya berikutnya. Tapi bagi pengikut saya, mereka sudah tahu harus kemana,” ujarnya.

Apakah Sofyan Dawood akan pulang ke PA, sebagaimana penggilan sang Panglima GAM, Muzakkir Manaf yang kerap memanggil pulang semua mantan kombatan ke rumah besar Partai Aceh?

Atau, Sofyan Dawood akan pulang ke rumah politik PNA, partai politik lokal tempat ia bersama Irwandi Yusuf bernaung? Jika ia kembali ke PNA, mungkin ada benarnya pernyataan Irwandi Yusuf dahulu (Oktober 2016) bahwa Sofyan Dawood sedang ditugaskan mendekati calon gubernur lainnya. Kalau benar maka Sofyan Dawood telah menjalankan tugasnya selama satu tahun kurang satu bulan, sejak Maret 2016. Politik memang zig zag sebab di sana ada strategi dan taktik.[]