Sulaiman Abda Tidak Tergoyahkan, PN Banda Aceh Tolak Gugatan M. Saleh

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Upaya hukum anggota DPRA dari Fraksi Golkar untuk mendongkel Sulaiman Abda dari kursi Wakil Ketua DPRA lagi-lagi tidak berhasil.

Terkini, Pengadilan Negeri Banda Aceh dalam amar putusannya menyatakan (1) menerima eksepsi dari Tergugat dan Tergugat intervensi; (2) menyatakan Pengadilan Negeri Banda Aceh tidak berwenang mengadili perkara ini; dan (3) menghukum penggugat (M. Saleh) untuk membayar biaya perkara.

Menurut pertimbangan hakim, gugatan yang diajukan merupakan sengketa internal partai politik. Oleh karenanya harus diselesaikan terlebih dahulu oleh mahkamah partai, apabila gagal penyelesaian di mahkamah partai baru bisa diajukan ke pengadilan negeri.

Zaini Djalil dan Syahrul Rizal selaku Kuasa Hukum Sulaiman Abda sebagai Pihak Tergugat Intervensi menyatakan syukur Majelis Hakim PN Banda Aceh menerima eksepsi dari pihak Tergugat dan Tergugat Intervensi.

“Ini juga mempertegas kembali, bahwa posisi Sulaiman Abda secara hukum sudah clear,” sebut Zaini Djalil, Rabu (8/3) malam di Bireuen usai menghadiri Haul Abon Aziz di Dayah MUDI, Samalanga.

Zaini menambahkan, sebelumnya secara politik posisi Sulaiman Abda sebagai wakil ketua juga sudah tidak ada masalah lagi. “Klien kami sudah di kembalikan kedudukannya sebagai wakil Ketua DPR Aceh melalui rapat paripurna beberapa waktu yang lalu,” tambahnya.

Zaini Djalil berharap sdr. Sulaiman Abda dapat bertugas kembali untuk menuntaskan kerja-kerjanya di DPR Aceh. “Sebagai politisi senior tentunya beliau sudah sangat paham untuk membangun kerja sama dan menjaga harmonisasi kembali dalam melaksanakan tugas-tugas di DPR Aceh yang semakin berat,” sebut Zaini Djalil.

Sebelumnya, M. Saleh menggugat Gubernur Aceh dan ketua DPR Aceh. M Saleh mendafarkan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, nomor 36 dan 37.Pdt.C/2016/PN BNA tanggal 10 Oktober 2016. M. Saleh juga menggugat Gubernur Aceh dr. H. Zaini Abdullah dan Ketua DPR Aceh. Dasar gugatan, surat Nomor B-85/Golkar/VIII/2015, tanggal 28 Agustus 2015, tentang putusan dan persetujuan serta proses usulan pergantian pimpinan DPR Aceh dari Sulaiman Abda kepada penggugat. []

KOMENTAR FACEBOOK