Bang Leman “Diserbu” Mahasiswa Unida

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Sulaiman Abda, yang akrab disapa Bang Leman “diserbu” mahasiswa dengan pertanyaan dan pernyataan kritis. Namun, karena waktu terbatas, hanya empat mahasiswa yang sempat bertanya.

Wakil Ketua DPRA yang juga mantan aktivis mahasiswa itu mendengar dengan seksama semua pernyataan dan pertanyaan yang disampaikan, dan menanggapi secara lugas.

Sulaiman Abda melakukan Saweu Kampus dan didaulat menyampaikan Kuliah Umum terkait Pemuda dan Kepemimpinan, Tantangan dan Solusi Kekinian dan Masa Depan di Kampus Universitas Iskandar Muda, Banda Aceh, Rabu (29/3) pagi hingga siang.

Bang Leman dicecar mahasiswa dengan pertanyaan seputar perilaku penggunaan UUPA, yang menurut mereka hanya dipakai pada saat genting saja, tapi ketika saat ada kesempatan semua sibuk masing-masing.

Watee ka ciret baro paket UUPA. Saya kira DPRA perlu mendorong penggunaan kewenangan yang sudah ada di UUPA pada tempatnya,” kata Syurkani, mahasiswa Unida.

Mahasiswa lainnya, Agam Saga juga “membombardir” Bang Leman seputar kepemimpinan yang tidak energik lagi, dan cenderung mengabaikan anak muda, padahal orang-orang muda menunggu kesempatan untuk memimpin.

Sulaiman Abda kembali dicecar pertanyaan oleh mahasiswi. Laila mengangkat ragam persoalan yang terjadi di masyarakat dikaitkan dengan kemakmuran. Laila mengaku Aceh belum makmur.

“Buktinya banyak pengemis di jalan,” kata Laila menyebut indikator Aceh yang belum bergerak menuju kemakmuran seraya meminta Sulaiman Abda sebagai wakil rakyat untuk lebih mendorong pemerintah Aceh agar serius bekerja mengatasi berbagai persoalan yang ada di masyarakat.

Terakhir, Khairani mempersoalkan banyaknya generasi muda yang terjebak masalah narkoba sehingga berdampak bagi munculnya ragam masalah di kalangan pemuda, dan juga mahasiswa. Menurutnya, persoalan ini disebabkan generasi muda tidak terbentengi oleh pendidikan agama. Khairani meminta DPRA dan Pemerintah Aceh lebih peduli lagi mengatasi ancaman narkoba dengan cara menaruh dukungan lebih besar di lembaga pendidikan berbasis dayah yang ada di Aceh. []

KOMENTAR FACEBOOK