Pindah Ke Komisi VII, T.Iskandar Daod: Tidak Ada Masalah, Saya Siap Bekerja di Posisi Apa Saja

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Perubahan komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR Aceh menimbulkan berbagai tanggapan dari beberapa kalangan baik pengamat maupun masyarakat. Namun bagi Anggota DPRA dari Fraksi Demokrat T.Iskandar Daod, SE, M.Si.Ak mengatakan bahwa pemindahan atau rotasi tersebut merupakan hal yang biasa. Iskandar Daod sebelumnya merupakan Ketua komisi VI (Kesehatan dan Kesejahteraan) yang di pindahkan ke Komisi VII (Agama dan Kebudayaan) serta menjadi anggota biasa di komisi tersebut.

Menurut Iskandar Daod tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait hal tersebut, anggota DPRA dari Dapil 10 itu mengatakan kepindahannya ke Komisi VII ini dalam rangka melaksanakan kebijakan partai dan sebagai kader dirinya siap ditempatkan dimana saja.

“Hana masalah nyan, nyoe kebijakan pimpinan partai, loen siap mengamankan dan melaksanakannya, ” ujar Iskandar Daod kepada aceHTrend Rabu, (3/5/2017) di ruang kerjanya yang terletak dalam komplek gedung DPRA.

Iskandar Daod menyebutkan dirinya sudah menyiapkan berbagai rencana selama duduk di komisi yang membidangi Agama dan Kebudayaan ini termasuk perhatian penuh kepada peningkatan SDM dikalangan Dayah, dan pengembangan budaya tradisional serta pariwisata Islami di Aceh.

Sementara itu Ketua Fraksi Partai Demokrat Aceh H.T. Ibrahim mengatakan bahwa peran ketua komisi dengan anggota sama. “Apabila anggota tidak setuju terhadap sesuatu program yang  diusulkan pemerintah, ketua juga tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar Ibrahim kepada media sebagaimana dikutip dari beritakini.co

Posisi Ketua komisi VI yang di tinggalkan Iskandar Daod saat ini diisi oleh T. Rudi Fatahul Hadi, S.HI dari NasDem.[]

KOMENTAR FACEBOOK