Nasir Djamil: Penegakan Hukum Kita Masih Memprihatinkan

ACEHTREND.CO | Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Nasir Djamil menjadi pembicara dalam Diskusi Publik yang bertajuk, “Kronika & Dinamika Penegakan Hukum.” Diskusi Publik ini diselenggarakan oleh BEM Fakultas Hukum Unsyiah bekerjasama dengan Pusat Studi Ilmu Kepolisian Unsyiah (PSIPOL UNSYIAH), Senin, 08/05/2017 di Aula Fakultas Hukum UNSYIAH.

Ketua BEM Fakultas Hukum Ade Mulya menjadi moderator diskusi mampu membuat suasana diskusi lebih santai namun tetap menampilkan sisi akademis yang kritis. Nasir Djamil pun tampak semangat berbagi cerita seputar pengalamannya selama aktif di DPR-RI.

Menurut Nasir Djamil, penegakan hukum dalam negara yang berlandaskan hukum belum berjalan dengan semestinya, “Penegakkan hukum kita masih begitu memprihatinkan, meskipun kita negara hukum,” Kata Nasir.

Masih menurut Nasir, Undang-Undang (UU) tentang penegakan hukum sudah begitu banyak, akan tetapi prakteknya belum memuaskan, masyarakat menurutnya seperti kehilangan harapan.

Nasir juga menyinggung persoalan tahanan di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang didominasi terpidana dalam kasus Narkoba.

“Proses penegakan hukum dalam kasus Narkoba masih tebang pilih, seolah-olah yang ditahan hanya mereka yang tidak memiliki uang, sedangkan yang memiliki kedudukan dan uang tidak ditahan dengan alasan rehabilitasi, meskipun ini dilakukan oleh segelintir oknum penegak hukum, itulah realita penegakan hukum,” Ungkap Nasir.

Namun demikian Nasir tidak menampik bahwa terdapat kemajuan dalam proses reformasi dalam organisasi penegak hukum, “Polisi sudah semakin baik, misalnya penataan soal PNBP, jadi uangnya sudah terarah.” Kata Nasir Djamil.

“Rapor penegakan hukum kalau kita beri nilai masih C, cukup, belum lebih,” kata Nasir sebelum menutup sesi pertama. [.]