Arti Dari Sebuah Keluarga, Review Film: Lion (2016)

Oleh: Diana Permatasari*

​Film Lion adalah salah satu deretan film yang terinspirasi dari kisah nyata. Film ini memiliki daya tarik tersendiri bagi penikmat film genre drama dan sedikit unsur adventure.

Dari segi penataan waktu, Lion mengambil latar waktu 1980-an pada bagian awal dan awal 2000-an pada bagian akhir. Alur maju mundur yang tidak membingungkan dipilih untuk menceritakan secara detail di setiap adegan.

​Lion menceritakan mengenai seorang anak bernama Saroo yang hidup bersama ibu, kakak lelakinya, dan seorang adik perempuannya yang harus bertahan hidup dalam keadaan yang sulit di bidang ekonomi.

Guddu kakak lelaki Saroo bekerja di malam hari untuk mencukupi kebutuhan mereka. Namun, Saroo sang adik ingin membantu kakaknya dalam bekerja. Pada akhirnya Guddu mengajak Saroo bekerja dengan menaiki kereta api terlebih dahulu. Di perjalanan, Saroo tertidur pulas dan tidak ingin dibangunkan oleh Guddu, kemudian Guddu meninggalkan Saroo di terminal kereta api agar adiknya dapat tidur pulas.

Saat Saroo bangun dia tidak sadar bahwa Guddu telah pergi bekerja dan akhirnya Saroo mencari kakaknya kemana-mana tetapi, tetap tidak ditemukannya. Saroo akhirnya pasrah dan tertidur lagi dalam kereta api kosong. Ternyata kereta api itu berjalan Saroo sangat terkejut dan berteriak namun, tidak ada yang mendengarkannya. Disinilah pertualangan Saroo kecil dimulai.

​Latar tempat yang diambil ketika Saroo kecil yang mencari keluarganya berada di Khandwa. Saroo mencari keluarganya tanpa ada yang mengetahui letak dari tempat yang disebutkan Saroo sampai akhirnya Saroo berada di panti asuhan. Disana mendapatkan sedikit ketenangan yang sebelumnya telah banyak yang dilewati Saroo kecil. Mulai dari bahasa yang tidak ada yang mengerti, hampir dijual, kelaparan dan lain-lain.

Sampai akhirnya ada sepasang keluarga Australia yang tertarik untuk mengadopsi Saroo. Kehidupan Saroo sangat berbeda mulai saat itu hidupnya mewah, tenang, bahagia karena mendapatkan kasih saying dari ayah dan ibu yang tidak pernah membedakannya. Sampai akhirnya kedua orang tua angkat Saroo memutuskan untuk mengadopsi satu anak lagi yaitu Mantosh.

​Kehidupan orang tua angkat Saroo menjadi tidak tenang karena Mantosh selalu membuat onar dan membuat sedih mereka. Karena perlakuan Mantosh, Saroo menjadi tidak terkontrol dan sering beradu mulut dan fisik dengannya. Kemudian Saroo memutuskan untuk melanjutkan Studinya ke luar kota dan meninggalkan kedua orang tuanya dengan Mantosh untuk sesaat.

​Saroo mendapatkan banyak teman di tempat barunya temasuk Lucy, Seorang gadis yang dipacari oleh Saroo. Saroo dewasa diperankan oleh Dev Patel aktor yang berperan pada film Slumdog Millionaire. Saroo akhirnya pergi ke salah satu rumah temannya dan disana ada Jalebi.

Salah satu makanan yang sering diinginkan oleh Saroo sewaktu kecil yang tidak bisa dibeli oleh kakaknya Guddu. Kenangan satu persatu muncul difikiran Saroo dan dia diperkenalkan oleh temannya Google Earth yang dapat mencari keberadaan daerah lebih detail.

Saroo mulai mengumpulkan kenangannya dan menjadikan satu sehingga, Saroo mengetahui dimana letak tempat tinggal orang tua kandungnya tersebut.

​Orang tua angkat Saroo sangat mendukung Saroo menjumpai orang tua kandungnya. Sehingga, Saroo pergi ke kampong halamannya dan pada akhirnya Saroo berhasil menjumpai orang tua kandungnya. Kakaknya Guddu telah meninggal pada hari yang sama saat Saroo menghilang.

Orang tua kandung Saroo sangat percaya bahwa Saroo akan kembali suatu hari nanti. Saroo dalam bahasa india artinya singa atau dalam bahasa inggrisnya adalah Lion

​Melalui Lion kita dapat mempelajari arti dari sebuah keluarga. Meskipun kita mendapatkan keluarga yang lebih sempurna kehangatan dari keluarga kandunglah yang tetap ada dimanapun dan pada saat apapun. Lion mengajarkan suatu yang tidak mungkin dapat menjadi mungkin jika kita mau dan percaya bahwa everything’s possible if you believe it.

Diana Permatasari adalah mahasiswa tahun akhir, Jurusan Komunikasi, FISIP Universitas Syiah Kuala

KOMENTAR FACEBOOK