Yang Menggangu di Konser Rafly

ACEHTREND.CO,Bireuen- Sekelompok lelaki yang memakai atribut salah satu ormas mencoba membubarkan konser amal bersama Rafly Kande, Sabtu (20/5/2017) yang digelar di Aula Ampon Chiek Peusangan. Dengan dalih tak sesuai dengan syariat Islam, kelompok ini petantang-petenteng secara sepihak ingin agar kegiatan yang diprakarsai oleh relawan untuk Somalia, untuk ditiadakan.

Kehadiran sekelompok lelaki dengan wajah tak bersahabat ke Aula Ampon Syiek Peusangan, Universitas Almuslim, tidak sempat menggangu jalannya acara. Rafly tetap bisa menyumbangkan sejumlah syair dan syiar di hadapan ribuan penonton. Pun demikian, ia akhirnya harus bertemu dengan pimpinan kelompok organisasi tersebut. Entah apa yang dibicarakan, akhirnya pimpinan kelompok itu –lelaki itu disebut-sebut acapkali mencoba mengintervensi kegiatan hiburan yang digelar oleh non militer– balik kanan.

“Seniman dan ulama harus duduk membicarakan perihal seni Aceh, agar tidak diterjemahkan sesuai keinginan hati. Ini harus kita gagas bersama,” ujar Rafly seusai konser.

Beberapa pihak yang mengetahui adanya upaya “sabotase” konser amal itu menyayangkan atas insiden itu. “Saat kami di lapangan berpeluh mengumpulkan donasi untuk Somalia, mereka di mana? Malam ini kami juga menggelar konser yang merupakan bagian penggalangan dana untuk Somalia. Mereka kok hanya pintar mengganggu apabila tak sesuai isi pikiran mereka? Aneh,” kata seorang relawan.

Konser amal yang didukung oleh Universitas Almuslim itu berhasil mengumpulkan donasi ratusan zak beras yang disumbangkan oleh undangan. Sebelumnya relawan untuk Somalia di Bireuen sudah berhasil mengumpulkan donasi sebanyak 47 ton beras dan uang 21 juta Rupiah.[]

KOMENTAR FACEBOOK