Pasangan Gay Pelaku Liwath Di Banda Aceh Dicambuk 85 Lecutan

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Kejaksaan Negeri Banda Aceh hari ini, Selasa (23/5/2017) melakukan eksekusi cambuk terhadap MT (23) dan MH (20) pasangan homoseksual yang tertangkap warga saat melakukan hubungan seks sesama jenis pada bulan Maret 2017 lalu di Gampong Rukoh, Banda Aceh. Kedua pelaku dihukum masing-masing 85 kali cambukan dipotong masa tahanan sesuai dengan hasil putusan majelis hakim Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh.

Eksekusi Cambuk yang berlangsung di halaman Masjid Syuhada, Desa Lamgugob, Banda Aceh dan disaksikan ribuan masyarakat ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan terhadap terpidana. Pelaksanaan cambuk terhadap kedua terpidana kasus liwath ini dilakukan oleh 3 orang algojo secara bergantian

Kasat Pol PP dan WH kota Banda Aceh, Yusnardi,S.STP kepada aceHTrend mengatakan, kedua terpidana yang dicambuk hari ini merupakan pelaku hubungan sesama jenis (liwath) yang ditangkap warga Gampong Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh pada Maret lalu. Selain itu pihaknya bersama kejaksaan negeri Banda Aceh juga melakukan eksekusi terhadap 4 pasangan ikhtilat (bermesraan).

“Hari ini kita melakukan hukuman cambuk pertama kali untuk terpidana liwath. Hukuman cambuk hari ini merupakan rangkaian penegakan hukum Syariat, sesuai dengan qanun nomor 6 tahun 2014 dan masing terpidana sudah menjalani proses hukum selama 2- 3 bulan sebelum di eksekusi,” ujar Yusnardi kepada aceHTrend.

Berikut terpidana pelanggaran Syariat yang di hukum cambuk di Mesjid Lamgugob Kecamatan Syiahkuala Banda Aceh:

Kasus Liwath:
MT (23) asal Stabat, SUMUT dengan hukuman cambuk 85 kali tambunan, MH (20) asal Bireun, dangan 85 kali cambuk.

Kasus Ikhtilat:
SI (24) asal Lamno dan
W (26) asal Bireuen dengan hukuman masing – masing 25 kali dikurangi masa tahanan 3 bulan atau 3 kali cambukan, kemudian MR asal Blangpidie, Geumpang Payung dan FW asal Kuta Tinggi Abdya Dengan uqubat 30 kali keduanya dikurangi masa tahanan.

Selanjutnya HS (26) asal Abdya dan A R asal Aceh Tengah dengan hukuman 30 kali cambukan dikurangi masa tahanan, dan yang terakhir MK asal Bireuen dan pasangannya
Femi Riska (29) asal Meuraksa, Banda Aceh dengan hukuman 30 Kali cambuk.[]

KOMENTAR FACEBOOK