Pemuda Tampan Ini Rela Jadi Cleaning Service Demi Melanjutkan Kuliah

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Pemuda Tampan ini bernama Rahmat Ali. Dia tercatat sebagai mahasiswa semester II pada Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry. Orangtuanya adalah petani miskin di Gayo Lues. Rahmat punya tekat memutus mata rantai kemiskinan keluarga melalui jalur pendidikan.

Baginya tak ada biaya bukan merupakan kendala untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi. Dia rela bekerja sampingan sebagai cleaning service (petugas kebersihan) pada kantor Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA) Aceh di Jalan Tgk Chik di Pineung Raya Banda Aceh.

“Saya harus menanggung sendiri biaya kuliah. Orangtua saya adalah petani kurang mampu. Saya harus bekerja sambil kuliah demi tercapai cita-cita,” kata Rahmat Ali kepada aceHTrend, Senin (19/6-2017).

“Orangtua saya kadang-kadang ada mengirim beras, kadang-kadang tidak. Jadi saya harus pandai-pandai mengatur di sini,” sambungnya.

Menjadi cleaning service di JKMA telah membantu meringankan beban biaya pendidikan Rahmat Ali. Selain mendapat upah dari pekerjaannya, JKMA juga mengizikan Rahmat tinggal di kantor, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya sewa kamar kos.

Setiap pagi Rahmat Ali harus bangun lebih cepat dari mahasiswa lainnya. Dia bertanggungjawab menjaga kebersihan kantor beserta kebutuhan lainnya sebelum karyawan datang. Usai merapikan kantor, Rahmat pergi ke kampus untuk belajar. Nyaris tidak ada waktu senggang untuk berleha-leha baginya.

“Saya tak bisa pulang kampung walaupun di kampus sudah libur. Saya terikat pekerjaan di sini. Padahal teman-teman saya sudah pada mudik lebaran,” kata pemuda tampan asal Gayo Lues ini. Rahmat Ali bersedia berbagi pengalaman dengan pembaca melalui nomor WA 082276807497.

KOMENTAR FACEBOOK