Jika Sudah Terbukti Tidak Bekerja, Forbes Jangan Membela Diri

Ilustrasi. Dikutip dari internet.

ACEHTREND.CO,Banda Aceh- Kisruh pencabutan dua pasal dalam UUPA terkait dengan KIP dan Panwaslih dalam UU Pemilu telah memunculkan pembelaan dari anggota Forbes DPR dan DPD RI dapil Aceh. Aksi pembelaan itu telat, bahkan sebelumnya mereka tidak terlihat aktif membela.

Koordinator Pusat Mahasiswa Pemuda Peduli Perdamaian Aceh ((M@PPA) Azwar A Gani mengatakan jika memang sudah terbukti tidak mengawal RUU Pemilu sampai akhir jangan lagi membela diri, lebih baik memikirkan solusi apa yang akan kita ambil supaya keputusan yang sudah diambil dapat di anulir dan kekhususan Aceh tetap terjaga.

“Saat masih RUU Pemilu di bahas, DPR Aceh sudah datang ke DPR RI untuk membicarakan masalah KIP dan Panwaslih, tetapi tidak ada titik temu dan Forbes pun tidak bisa memfasilitasi kunjungan anggota DPR Aceh tersebut, aksi bela diri ini yang kami masyarakat tidak sepakat,” ujar Azwar, melalui siaran persnya, Kamis (26/7/2017).

Ia menjelaskan, kritik yang dilakukan bukan tidak suka kepada individu anggota DPR dan DPD RI, tetapi amanah yang sudah rakyat berikan untuk masa depan Aceh yang ditagih.

“Solusi kongkrit yang kami tunggu dari wakil kami yang terhormat di Senayan untuk menyelesaikan masalah pencabutan dua pasal UU PA tersebut, bukan retorika dan pembelaan diri,” ujarnya.

Kepada Pemerintah Aceh, Azwar juga mendorong untuk segera membentuk tim khusus yang menangani terkait kekhususan Aceh dalam legislasi nasional.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat Aceh selaku pemegang mandat tertinggi dalam pesta demokrasi untuk mengevaluasi semua calon anggotan dewan yang kita percaya sekarang terkait dengan kapasitas dan komitmenya terhadap pembangunan dan kekhususan Aceh pada pemilu 2019 nantinya,” imbuhnya.