Bertemu Ulama Aceh, Surya Paloh Bicarakan Persoalan Bangsa

ACEHTREND.CO,Jakarta- Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, Selasa (1/8/2017) bertemu dengan 15 ulama Aceh di DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, mereka membicarakan persoalan yang melilit Bangsa Indonesia.

Di hadapan ulama Aceh yang hadir, Surya Paloh mengatakan persoalan Indonesia saat ini bukanlah terletak pada minimnya Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Tetapi ada pada manajemen yang sudah sangat buruk.

“Bicara SDM, putra-putri Indonesia sudah berprestasi tingkat di dunia. Di berbagai olimpiade, mereka unggul di atas bangsa lain. SDA Indonesia juga berlimpah ruah. Masalahnya ada di manajemen bangsa. Ada masalah di kepengurusan bangsa ini,” ujar Surya Paloh.

Teungku H. Muhammad Yusuf As. Wahab atau biasa disapa dengan Tu Sop, yang ikut hadir pada pertemuan tersebut, dalam sesi diskusi itu mengatakan, saat ini Bangsa Indonesia terjebak dalam perbedaan yang saling menghancurkan. Hal ini disebabkan ekslusifnya para pemilik otoritas, termasuk otoritas Islam. Eklusifitas itu membuat Islam terkotak-kotak dan tak kunjung kuat untuk menjawab persoalan yang dihadapi oleh bangsa.

Dalam kesempatan itu, Tu Sop juga sempat membicarakan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh yang menurutnya belum mampu menjawab persoalan yang dihadapi oleh rakyat. “Syariat Islam di Aceh belum tampak sebagai solusi bagi persoalan bangsa,” ujarnya.

Surya Paloh, dalam kesempatan itu mengatakan mendukung perjuangan para ulama untuk memperkuat Syariat Islam di Aceh. Bukan hanya itu, untuk konteks yang lebih luas, Indonesia membutuhkan masukan dan arahan dari cendekiawan Islam, termasuk ulama Dayah di dalamnya, dalam rangka membangun bangsa yang tangguh dan bermartabat.

“Saya selaku orang Aceh tentu malu, dengan dana yang melimpah ruah dan SDA yang kaya, Aceh masuk 10 besar daerah termiskin SE Indonesia. Ini persoalan. Kita tidak miskin, tapi kita memiliki masalah serius pada manajemen pemerintahan,” ujar Surya Paloh.

KOMENTAR FACEBOOK