Kenangan Sulaiman Abda dan Dukungannya untuk Unimal

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Kabar Gedung Rektorat Universitas Malikulsaleh (Unimal) terbakar, Jumat (18/8) mengejutkan Sulaiman Abda. Langsung terbayang kenangan kunjungan ke kampus yang terletak di Desa Reulet, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, empat bulan lalu, Selasa (4/4).

“Saya betul-betul terkejut begitu mendapat berita terbakarnya gedung Rektorat Unimal, ini universitas yang juga utama di Aceh, pada April lalu saya sempat memberi kuliah umum di universitas yang dipimpin Prof Apridar,” kata Sulaiman Abda saat dihubungi aceHTrend, Jumat (18/8).

Saat itu, Sulaiman Abda ditemani Muzakkar A Gani, yang kini telah aktif bertugas sebagai wakil bupati Bireuen, diundang untuk memberi kuliah umum dengan tema “Peluang Masa Depan Pemuda.”

Sulaiman Abda tiba di kampus dan langsung disambut hangat oleh Rektor Unimal Prof. Dr. Apridar, S.E., M,Si dan beberapa dosen Unimal, seperti Pembantu Rektor II Dr. Hendra Raza, SE, M. Si, Ak, Pembantu Dekatan II Damanhur, Lc, MA, Ketua LP3M, Mohd. Heikal, S.E., M.M, dan Dosen Fakultas Hukum Unimal yang aktif memberi pandangan di media massa, Amrizal J Prang.

Pada saat kuliah umum yang dihadiri mahasiswa dan dosen itu, Sulaiman Abda menyampaikan beragam pandangannya terkait posisi kekinian Aceh, dinamika pembangunan, peran mahasiswa dan pemuda, serta tantangan-tantangan yang sedang dan masih akan dihadapi oleh Aceh. Dalam sambutannya, Rektor Unimal juga sempat memuji sosok Sulaiman Abda yang disebut sebagai pemimpin yang bertahan ditengah badai politik berkat kekuatan silahturahim yang sudah dijalaninya sejak aktif di organisasi kampus, organisasi kepemudaan, dan juga di partai politik.

Usai kuliah umum, Rektor berserta jajarannya mengajak Sulaiman Abda berkeliling di zona kampus untuk melihat berbagai infrastruktur yang sedang dibangun tapi belum selesai, termasuk berdiskusi soal rancangan masa depan infrastruktur kampus di ruang kerja Rektor Unimal. Saat itu, Sulaiman Abda meminta Rektor Unimal untuk segera mengirim usulan kepada Pemerintah Aceh agar bisa dipertimbangkan melalui mekanisme yang ada sehingga bisa mendapat dukungan pada anggaran 2018. Saat itu, wakil ketua DPRA itu berjanji untuk memberi dukungan karena pembangunan kampus memang sangat perlu untuk didukung.

Rektor Unimal juga menekankan bahwa membangun Aceh harus dimulai dengan membangun kampus karena melalui kampuslah SDM Aceh diperkuat. “Untuk membangun ragam inprastruktur di Unimal lebih kurang butuh anggaran 100 miliar,” sebut Apridal kala itu seraya berharap mendapat dukungan anggaran dari APBK, APBA dan APBN.

“Saya prihatin dengan kebakaran kampus, dan saya berharap kita semua mendukung upaya membangun kembali Unimal karena keberadaan Unimal sangat penting bagi mendukung pembangunan Aceh, ” tutup Sulaiman Abda. []

KOMENTAR FACEBOOK