Timah Panas Polsek Beutong Rubuhkan Pengedar Sabu

Khairunnas, terduga agen sabu di kawasan Beutong, Nagan Raya, ditembak di bagian paha oleh polisi, karena berusaha melawan petugas. Foto: Ist.

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Aparat penegak hukum dari jajaran Polsek Beutong bersama Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Nagan Raya terpaksa menembak terduga pengedar narkoba, Khairunnas (37), warga Gampong Blang Baro Rambong, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Senin (11/9/2017), sekira pukul 18.00 WIB.

Saat dilumpuhkan dengan timah panas oleh aparat hukum, Khairunnas sedang melakukan transaksi sabu-sabu di samping Puskesmas yang berlokasi di Gampong Lhok Semot, Kecamatan Beutong, Nagan Raya.

Kepada AceHTrend, Dir Res Narkoba Polda Aceh Kombes Pol Agus Sartijo mengatakan, sejak pukul 17.00 WIB hari itu polisi sudah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di samping Puskesmas Gampong Lhok Semot sering adanya transaksi jual beli narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh Khairunnas.

Mendapat informasi itu, petugas menyamar, dengan dibantu oleh masyarakat yang menelpon tersangka untuk memesan sabu tersangka. Kemudian, tersangka mengarahkan “konsumen” ke samping Puskesmas untuk melakukan transaksi sementara petugas memantau dari dalam mobil.

“Ketika tersangka menuju ke lokasi, petugas langsung melakukan penangkapan, namun tersangka melakukan perlawanan yang keras dengan memukul dan menendang petugas hingga terjatuh,” katanya, Selasa (12/9/2017).

Karena mendapat perlawanan keras, polisi terpaksa melakukan upaya pelumpuhan dengan menembak bagian paha kanan tersangka. Setelah ditembak, baru kemudian polisi dapat mengamankan tersangka beserta barang bukti dua paket kecil sabu yang dibungkus plastik bening seberat 1. 08 gram. Kemudian tersangka langsung diamankan Polisi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Nagan Raya untuk dirawat.

“Sedangkan personel Saat Resnarkoba Polres Nagan Raya Brigadir Birul Walidaini yang mengalami luka memar di dahi dan luka sobek di bagian lutut juga diberikan perawatan,” katanya.

Bersamaan dengan tersangka, Polisi juga turut mengamankan dua unit handphone milik tersangka merek Nokia dan Samsung, serta satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna merah putih.[]