Teungku Harmen Nuriqmar: Kadis Dayah Aceh Tipikal Pejabat Berkomitmen

Teungku Harmen Nuriqmar. Foto: Fauzi Cut Syam/ aceHTrend.

ACEHTREND.CO,Banda Aceh – Komentar positif terkait kinerja badan daya terus muncul. Salah satu dari Ulama asal pantai Barat Selatan Aceh saat acara Rapat Kerja Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) yang dilaksanakan pada Rabu (29/11/2017) di Hotel Madinah, Banda Aceh.

Tgk Harmen Nuriqmar pimpinan Ponpes Serambi Mekkah Meulaboh kepada aceHTrend menilai keberadaan Dinas Pendidikan Dayah pada hari ini menjadi wadah bagi Dayah di Aceh untuk menyampaikan segala persoalan terkait perkembangan dan pendidikan kader ulama muda di dayah serta peningkatan sumber dayah tenaga pendidikan di dayah.

“Kalau ada yang bertanya apakah dengan keberadaan Dinas Pendidikan Dayah membawa perubahan tentu saja ada, cuma kadang sebagian dayah itu ingin melakukan yang sifatnya classical. Jadi ketika dayah ingin menuju ke arah mordenisasi mereka perlu waktu, karena dayah juga ingin mempertahankan karakter asli pendidikannya,” ujar Tgk Harmen Nuriqmar Kepada AceHTrend.

Mantan anggota DPR Aceh tersebut menilai Dinas Pendidikan Dayah selama ini sudah banyak melakukan hal-hal yang baik dengan mengirim ulama-ulama muda untuk belajar bahasa Arab dan bahasa Inggris di Jawa, insentif terhadap para guru yang mengajar di Dayah juga sudah baik.

Selain itu menantu dari Ulama Aceh Alm.Abuya Nasir Wali Al Khalidy melihat sosok Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh saat ini Bustami Usman berbeda dengan kepala Dinas Pendidikan Dayah (dulu Badan Pembinaan Dayah) sebelumnya.

“Di awal pendirian Badan Dayah saya menjadi anggota dewan, sejak itu saya terus memantau keberadaan Badan Dayah. Khusus Pak Bustami Usman saya lihat lebih banyak mempertahankan hal hal yang bersifat reguler. Bustami Usman tidak mau kinerja Dinas Pendidikan Dayah keluar dari rel, artinya apa beliau tidak mau keluar dari apa rencana yang sudah matang direncanakan,” ujar Tgk Harmen di dampingi Tgk H.Tu Bulqaini Tanjungan yang juga Pimpinan Markaz Ishlah Al Azizziyah, Lueng Bata Banda Aceh.[]

KOMENTAR FACEBOOK