Ini Penyebab Kajari Abdya Bogem Sopirnya

ACEHTREND.CO, Blangpidie -Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Abdya, Abdul Kadir, dilaporkan memukul sopir pribadinya, Rahmad Fahlevi. Pemukulan tersebut berlangsung di Jalan Nasional, Lambaro, Blang Bintang, Aceh Besar, saat Rahmad menjemput Abdul Kadir dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Rabu 6 Desember 2017 lalu.

Ditemui aceHTrend di salah satu warung kopi di Blangpidie, Abdya, Sabtu (9/12/2017), Rahmad mengungkapkan ihwal kenapa dirinya dibogem oleh pimpinannya itu.

Menurut Rahmad, pemukulan itu berawal dari kemarahan Abdul Kadir yang berang karena angka kredit kenaikan pangkatnya tak kunjung selesai.

Hari itu, katanya, setiba dirinya bersama Kepala Sub Bagian BIN Kejari Abdya H. Azwar ke Bandara SIM sekira pukul 14:50 WIB.

Seperti biasa, ia menunggu Abdul Kadir keluar dari Bandara SIM di mobil, berselang setengah jam kemudian orang nomor satu di Kejari Abdya itu keluar dari bandara, ia pun langsung menghampirinya.

“Namun tiba-tiba, Abdul Kadir menanyakan dimana Pak Haji (H. Azwar), masak angka kredit saya tidak selesai-selesai, kita marahin tidak enak karna dia sudah tua,” ungkap Rahmad Fahlevi meniru ucapan Abdul Kadir.

Melihat pimpinannya meluapkan kemarahan, Rahmad kemudian mengambil barang milik Abdul Kadir untuk dinaikkan ke dalam mobil. Di dalam mobil, Abdul Kadir kembali meluapkan kemarahannya.

“Pas pertama naik mobil dari bandara SIM, ia (Abdul Kadir) terus marah-marah masalah angka kreditnya. Kemudian setiba di Lambaro dia langsung melayangkan pukulan kearah bahu saya. Padahal saya tidak tau apa-apa masalah angka kredit sebab saya hanya seorang yang bertugas sebagai sopir,” ujar Rahmad.

Tak terima dipukul Abdul Kadir, Rahmad melaporkannya ke Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati Aceh, sementara untuk proses hukum selanjutnya, dirinya masih menunggu keputusan dari pihak Kejati Aceh.

“Kemarin pihak Kejati sudah turun ke Kejari Abdya guna untuk melakukan pemeriksaan dan klarifikasi masalah pemukulan tersebut. Saya tetap menunggu keputusan dari Kejati Aceh,” papar Rahmad.

Sementara itu, Kasubag BIN Kejari Abdya, H. Azwar saat dikonfirmasi aceHTrend menyampaikan bahwa untuk sementara dirinya tidak bisa memberikan tanggapan apapun, alasannya dia tetap menunggu langkah-langkah yang dilakukan oleh intansi penegak hukum tersebut.

“Untuk sementara saya tidak bisa memberikan tanggapan apapun, jadi saya minta maaf dik ya, sebab saya tetap menunggu bagaimana langkah-langkah yang dilakuakan oleh intansi kami,” katanya. []