Korban Kritis Kecelakaan di Trienggadeng Tiba Di RSUZA Banda Aceh

Foto: Fauzi Cut Syam I aceHtrend

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Mustaqim (27) salah satu korban kecelakaan yang melibatkan mobil pickup L300 dan Bus Sempati Star pada, Jumat pagi (22/12/2017), di jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Sagoe, Trienggadeng, Pidie Jaya, yang sebelumnya sempat mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Umum Pidie Jaya, akhirnya, pukul 16.35 tiba di RSUZA, Banda Aceh.

Warga Gampong Sagoe, Trienggadeng, Pidie Jaya tersebut merupakan satu satunya korban dari mobil pick up yang selamat walaupun dalam kondisi kritis. Dedi Gunawan salah seorang paramedis dari Rumah sakit Umum Pijay yang ikut mengantar korban ke RSUZA, mengatakan bahwa kondisi korban lumayan parah pada bagian kepala dan tidak sadarkan diri, sehingga perlu dirujuk ke RSUZA untuk penanganan yang maksimal.

“Kondisi korban kritis, mobil ambulan sempat singgah salah satu puskesmas di kawasan Indrapuri dan Rumah Sakit yang ada di Aceh Besar, alasan singgah di dua fasilitas kesehatan tersebut karena kondisi korban semakin drop,” ujar Dedi Gunawan kepada aceHTrend di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUZA, Banda Aceh.

Dari Dedi, AceHTrend mendapatkan informasi bahwa korban Mustaqim pada saat kejadian duduk di belakang Pickup. Menurut Dedi ketujuh orang yang mengalami musibah Naas tersebut awalnya berangkat dari Gampong Sagoe menuju Gampong Peurade untuk mengambil sekam guna menimbun lokasi yang akan di gunakan untuk acara Dakwah pada malam hari di Gampong Sagoe. Sedangkan dari Keluarga korban aceHTrend belum bersedia memberikan keterangan.

“Informasi yang saya dapatkan mereka dalam perjalanan menuju Gampong Peurade, namun pada saat dalam perjalanan ban mobil sebelah kanan depan pecah,” ujar Dedi didampingi rekannya Hidayatul Fuazi dan sopir ambulan Tun Murtadha.

Sebelumnya aceHTrend memberitakan Enam orang tewas setelah kecelakaan yang melibatkan mobil pickup L300 dan Bus Sempati Star, Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Sagoe, Trienggadeng, Pidie Jaya, sekitar pukul 10:50 WIB, Jumat (22/12/2017).

Seorang penumpang lainnya atas nama Mustaqim (27) dalam kritis dalam kejadian tersebut dan sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Korban yang meninggal dunia adalah Fandi (19) sopir, Gatot (24), Ismadi (31), Mansur (37), Fandi (25), dan Asril MG (23), semua merupakan warga Kecamatan Trienggadeng.

Insiden tersebut terjadi tepatnya depan Pantai Wisata Kuthang, atau depan warung Cek Ram.

Kasatlantas Polres Pidie, Iptu Rina Bintar Handayani mengatakan, kecelakaan lalu lintas ini bermula mobil pick up yang melaju dari arah Banda Aceh dalam kecepatan tinggi dan tiba-tiba ban depan meletus.

Akibatnya sang sopir kehilangan kendali dan pick up yang dikemudikannya langsung menabrak Bus Sempati Star dari arah Medan.

“Mobil pick up sempat terseret oleh Bus Sempati Star sekitar 100 meter,” kata Iptu Rina Bintar Handayani.

Akibatnya, dua orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), yaitu sopir dan satu penumpang. Sedangkan 4 orang lainnya sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

“Kondisi mobil pick up hancur pada bagian depan dan telah diamankan di Pos Lantas Pidie Jaya, sedangkan Bus Sempati Star rusak pada bagian bemper dan rem macet,” tandasnya.[]

KOMENTAR FACEBOOK