Peringati Hari Ibu, Garnita Malahayati Aceh Santuni Anak Yatim

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Dalam rangka memperingati hari ibu ke 89, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Garnita Malahayati Nasdem Aceh santuni anak yatim. Jumat (22/12/2017) di kantor DPW Nasdem Aceh.

Acara yang diselenggarakan usai solat Jumat tersebut diawali dengan pemberian santunan dan dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Garnita Malahayati Nasdem Aceh Djusiah Djamara menyampaikan santunan tersebut diberikan dalam rangka memperingati hari ibu dan syukuran atas dianugerahinya gelar pahlawan kepada Keumala Hayati sebagai pahlawan nasional.

“Usai memberikan santunan kepada 65 anak yatim acara dilanjutkan dengan doa dan zikir bersama atas dianugerahi gelar pahlawan kepada Kemala Hayati,” kata Djusiah Djamara pada saat menyampaikan sambutanya.

Sementara ketua DPW Nasdem Aceh Zaini Djalil menyampaikan rasa syukurnya dapat berbagi dengan anak yatim. Menurutnya ada dua momen penting yang perlu disyukuri Nasdem, pertama yaitu gelar pahlawan kepada Malahayati diberikan pada tahun ini.

“Ini sebagai Rahmad kepada kita semua khususnha kepada gerakan wanita Nasdem malayahati,” kata Zaini Djalil.

Sementara momentum yang kedua kata Zaini Djalil, hari ini diperingati sebagai hari ibu. Menurutnya memperingati hari ibu bukan hanya kepada orang yang sudah memiliki anak, dan mengunggah foto di media sosial.

Namun kata dia awal sejarah bangkitnya gerakan perempuan di Indonesia yaitu pada saat melakukan perlawanan membela tanah air dalam memerdekakan Indonesia pada saat itu, bukan hanya kepada ibu-ibu namun hari ibu diperingati kepada semua perempuan Indonesia.

“Jadi pada saat itu ada sebuah gerakan, yang dilakukan perempuan dalam memperjuangkan kemerdekaan, tapi kini hari itu diperingati sebagai hari ibu, sebagain bentuk penghargaan kepada kaum perempuan,” kata Zaini Djalil

Begitu juga dengan perjuagan Malahayati, pada saat itu berjuang bersama suami, pada saat suaminya meninggal Malahayati tetap berjuang sendiri mempertahankan tanah air, artinya ada proses perjuangan yang dilakukan oleh Malahayati pada saat itu.

“Aktivitas yang dilakukan perempuan hari ini yaitu menjaga keberlangsungan kedaulatan bangsa, dan keharmonisan dalam keluarga,” ujarnya.[]

KOMENTAR FACEBOOK