Mahasiswa Nilai Pemerintahan Aminullah-Zainal Kurang Serius Tegakkan Syariat Islam

Demo di depan kantor Walikota Banda Aceh

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Peduli Syariat Islam dari UIN Ar-Raniry dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Banda Aceh, Rabu (27/12/2017). Mereka menuntut pemerintah Aminullah-Zainal serius menegakkan syariat Islam.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Basma Rusmadi meminta peraturan syariat Islam harus dilaksanakan dengan serius, menurut mereka selama ini pemerintah kurang serius menegakkan syariat Islam hal itu dibuktikan banyaknya pelanggaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Pemerintah harus memprioritaskan penegakan hukum syariat Islam di Banda Aceh,” teriak Basma Rusmadi.

Para peserta aksi ini juga meminta Aminullah menutup dan menindak keras hotel yang tidak menjalankan syariat Islam.

“LGBT merajalela dan penegakan hukum terlihat seperti hanya sebagai lambang saja, pemerintah harus serius menegakkan syariat Islam,” tutur Orator lainnya Fakhrul Reza.

Selain itu, Reza juga meminta penerapan sistem ekonomi syariah dalam setiap aspek kehidupan masyarakat harus dilaksanakan serta menutup usaha salon dan warung kopi yang kondisinya remang-remang.

“Syariat Islam harus diimplementasikan secara sungguh-sungguh setiap isi dari qanun syariat Islam itu sendiri,” pintanya.

Sementara itu, Asisten I Pemko Banda Aceh, Bachtiar saat menjumpai mahasiswa menuturkan bahwa Banda Aceh selalu tegas dan syariat Islam selalu diprioritaskan, kemudian setiap hotel yang ada sudah dipanggil dan diperingatkan agar tetap menjaga Peraturan syariat Islam yang berlaku di Banda Aceh.

“Hotel yang tidak patuh terhadap syariat Islam akan kita panggil,” ungkapnya.

Tak dijumpai langsung Wali Kota, para peserta aksi ini tetap menunggu sampai Aminullah Usman menjumpai mereka.

“Jumpai kami pak, lima menit saja sudah cukup,” harap para peserta aksi itu. []