Tingkat Gangguan Jiwa Rakyat Aceh Tertinggi di Indonesia

Sumber Infografis: Tirto.Id

ACEHTREND.CO-Data Riskesdas 2013 melaporkan bahwa wilayah Aceh dan DI Yogyakarta memiliki tingkat prevalensi gangguan jiwa berat (psikosis/skizofrenia) per mil yang tertinggi di antara provinsi lainnya. Kedua wilayah itu sama-sama memiliki skor prevalensi 2,7. Ini artinya ada 2,7 kasus dalam 1.000 penduduk. Sementara, wilayah Kalimantan Barat tercatat memiliki skor prevalensi terendah hanya sebesar 0,7.

Skor prevalensi nasional untuk kasus gangguan jiwa berat adalah sebesar 1,7. Gangguan jiwa yang dimaksud dalam riset ini adalah gangguan jiwa berat yang ditandai oleh terganggunya kemampuan menilai realitas atau tilikan yang buruk. Gejalanya antara lain berupa halusinasi, ilusi, waham, gangguan proses pikir, kemampuan berpikir, serta tingkah laku aneh, misalnya agresivitas atau katatonik.

Aceh dikenal sebagai daerah konflik pada masa lalu. Selama hampir 30 tahun, daerah ini menjadi salah satu yang dicap rawan oleh Pemerintah Pusat, bahkan terus diberlakukan operasi militer secara berkala. Bukan hanya itu, pada 2004, wilayah ini pernah mengalami bencana tsunami yang besar. Sehingga, adanya konflik ataupun bencana itu menjadi alasan wajar mengapa Aceh memiliki prevalensi tinggi kasus gangguan jiwa berat yang tinggi di Indonesia. []

Sumber: Tirto.Id