Pesona Lintasan Krueng Raya-Laweueng

ACEHTREND.CO – Hari masih pagi, Sabtu, 6 Januari 2018. Langit Krueng Raya tidak cerah seperti hari-hari biasanya. Kilauan mentari tertutup gumpalan awan. Perlahan-lahan kehangatan kian terasa takkala kilauan si raja siang itu memancarkan pantulan cahaya ke bumi.

Secara demografis, kecamatan Krueng Raya  ini mencakup wilayah daratan yang dikelilingi hamparan lautan. Bentangan lautan biru yang membentang dari garis pantai kota Banda Aceh hingga jalan lintas Laksamana Malahayati.

Sepanjang perjalanan, kita akan merasakan betapa eksotisnya wajah pesisir ujung pulau Sumatera ini. Panorama laut dari berbagai sudut kian menghadirkan rasa takjub. Sepanjang lintasan Krueng Raya-Laweueng ini, para pengendara akan melintasi beberapa objek wisata bahari yang menawarkan berbagai keindahan.

Berikut ini sejumlah objek wisata di sepanjang lintasan Krueng Raya – Laweueng.

1. Bukit Soeharto

Dari atas ini, para pengunjung akan disuguhkan panorama keindahan lautan yang dipagari pegunungan dan tebing menjulang.

Sejumlah pohon juga tumbuh asri di sisi tebing kapur yang bercampur hijau. Tak jauh dari bibir pantai, kapal-kapal terlihat berlayar menyeberangi Pulau Weh, Sabang.

2. Tanjong Kelindu

Bukit ini juga dikenal sebagai Ujung Kelindu. Tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata menarik. Tebing-tebing terlihat berdiri kokoh ini serta menjorok ke luat dengan warna hijau toska yang berpendar.

Desauan angin laut yang berembus diibaratkan terapi yang membawa ketenangan. Sesekali juga terlihat elang putih menukik tajam ke punggung laut mencari mangsa.  Pada 17 November 2014 lalu, daerah ini menjadi viral saat selebritis cantik, Nadine Candrawinata berkunjung ke daerah ini. Artis ibukota blasteran Indonesia-Jerman ini sengaja berkunjung kemari dalam acara My Trip My Adventure.

3. Pasir Putih Lhok Me

Berbicara soal keindahan pasir putih, lokasi ini memang menyuguhkan pesona dan keindahan alam bahari. Disini, para pengunjung selain bisa menikmati keindahan pasir bumi yang terhampar, juga disuguhkan dengan keindahan terumbu karang dan ikan berwarna-warni. Lebih uniknya lagi, di lokasi ini pepohonan maggrove tumbuh dengan asri. Ketika air laut surut, terlihat akar-akar pohon ini seperti duri-duri yang menjulang ke atas.

Perbatasan Krueng Raya – Laweung

Sepanjang jalan lintas yang bersisian dengan Selat Malaka ini, para pelintas akan melihat keindahan pemandangan yang tidak kalah takjub. Yaitu hamparan laut biru di sisi kiri dan perbukitan yang tinggi menjulang di sisi kanan.

Suasananya masih segar alami dan belum sepenuhnya terjamah oleh peradaban manusia. Nah, bagi pengendara yang sudah sampai kemari dianjurkan agar lebih berhati-hati. Pasalnya, di sepanjang perjalanan para pengendara akan melewati jalanan berbatu dan berlubang yang belum tersentuh aspal. Akibatnya, para pengendara harus ektra hati-hati dikarenakan kendaraan hanya bisa merangkak pelan.

KOMENTAR FACEBOOK