Ketua PWI Aceh: Sebaiknya Jubir Gubernur Aceh

ACEHTREND.CO,Banda Aceh- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Propinsi Aceh Tarmilin Usman menyarankan bahwa pengangkatan Wiratmatdinata dan Saifullah Abdulgani (SAg) sebagai juru bicara Pemerintah Aceh, sebaiknya difokuskan saja sebagai jubir Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

“Jadi sebaiknya bukan jubir Pemerintah Aceh, tapi khusus juru bicara Gubernur Aceh dan Wakilnya. Agar dalam prakteknya tidak salah persepsi oleh pihak lain,” saran Tarmilin saat diskusi ringan di Rumoh Redaksi aceHTrend, Rabu (17/1/2018) sekitar pukul 16.50 WIB.

Dalam kesempatan itu, Tarmilin juga bercerita bahwa semenjak Zaini Abdullah menjadi Gubernur Aceh, dirinya sudah menyarankan perlu adanya seorang jubir sebagai juru terjemah sekaligus pelurus informasi yang tidak tercover oleh gubernur sendiri.

Hal lainnya menurut Tarmilin, peran jubir jauh lebih spesifik ketimbang Humas. “Untuk urusan harian itu tugasnya Humas Aceh. Mereka kan tidak sekedar mengurus soal informasi, protokol juga harus dijalankan. Sedangkan jubir kan posisinya tidak di sana. Mereka bukan pejabat eselon yang setiap hari menerima perintah. Sedangkan junir bisa menjadi mitra diskusi gubernur dan wakilnya,” kata Tarmilin.

Menanggapi harapan Tarmilin, Wiratmatdinata yang merupakan salah seorang jubir mengatakan dalam nomenklatur administrasi, mereka memang disebut sebagai juru bicara Pemerintah Aceh. Tapi dalam praktiknya, baik dirinya maupun SAg menjalankan fungsi sebagai juru bicara Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

“Tugas kami tidak akan bentrok dengan Humas Aceh. Karena tupoksi memang berbeda. Peran kami bukan sekedar di luar saja. Tapi termasuk menciptakan ritme dan pola komunikasi pemerintah dengan pihak lain termasuk dengan media dan masyarakat,” katanya.

KOMENTAR FACEBOOK