Malik Mahmud Berharap Partai Aceh Menjadi Parpol Modern

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Tuha Peut Partai Aceh, Teungku Malik Mahmud al-Haytar, Senin malam (12/2/2018) meminta agar partai lokal itu menjadi parpol modern dan demokratis. Hal ini disampaikan oleh bekas Perdana Mentri Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada musyawarah Aceh Partai Aceh (DPA-PA) ke II di Hotel Gryad Muraya.

Dalam sambutannya Malik Mahmud menyampaikan seluruh kader partai Aceh dapat bermusyawarah, memilih pemimpin partai Aceh secara pemilihan yang demokratis, dapat dipercayai, jujur tulus dan iklas serta dapat menjalankan MoU Helsinki secara utuh. Serta menjalankan Undang-undang nomor 11 tahun 2006 dalam bingkai Negara Republik Indonesia untuk kesejahtaran dan kemakmuran masyarakat Aceh.

“Jika ini terwujud niscaya Partai Aceh dapat memimpin terwujudnya kepentingan dan kesejahtera rakyatnya baik itu sekarang maupun masa yang akan datang,” kata Malik Mahmud.

Menurut Malik Mahmud, tahun ini Partai Aceh berkesempatan untuk menemukan kembali konsep dan strategi mewujudkan sebuah partai yang bertangung jawab, demokrasi dan dinamis seperti yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat Aceh.

“Mudah- mudahan partai Aceh ini akan menjadi partai yang moderen, dan dinamis, saya harap kalian dari Partai Aceh harus membentuk kader kader baru, karena kamu sekalian ini sudah berumur maka harus ada peremajaan kembali agar ke depan lebih baik,” ujar Malik Mahmud.

Sementara Tgk Muharuddin selaku Ketua Panitia Mubes II menyampaikan Partai Aceh tumbuh dan besar dari perjuangan yang gigih dan berlasung lama dan akhirnya diberi tugas untuk mengawal MoU Helsinki dan UUPA.

Menurutnya Partai Aceh ini lahir dari perjuangan yang panjang, maka sudah selayaknya partai Aceh berada di garis terdepan memperjuangkan hak hak rakyat mengembalikan kewenangan pemerintah Aceh sebagaimana kreatif.

“Sehingga kita yakin dan percaya bahwa dengan kebersamaan membangun solidaritas yang tinggi membangu kerja sama yang baik kesemua masyarakat Insya Allah Partai aceh akan menjadi partai jantong masyarakat Aceh,” tutur Tgk Muharuddin.[]

Sumber foto: Humas PA