Kadisdik Aceh Resmikan Dua Unit Sekolah di Singkil

ACEHTREND.CO, SINGKIL | Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs H Laisani M Si, Senin (20/02/2018) meresmikan dua unit sekolah di Aceh Singkil.

Sekolah yang diresmikan terdiri dari, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Al-Fansury terletak di Desa Pulo Sarok, Singkil.

Satu unit lagi, SMA Negeri 3 Gunung Meriah, berlokasi di Desa Sangga Beru.

Peresmian kedua unit sekolah yang dipusatkan di halaman SLB  Negeri Al-Fansury itu, selain dihadiri Kadisdik Aceh juga hadir Sekretarisnya, Muslem S Ag M Pd.

Hadir pula, Kabid Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh, Zulkifli S Pd M Pd serta jajaran dinas tersebut.

Dari jajaran Pemkab Aceh Singkil, hadir Yusfit Helmi S Pd, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil dan Asisten III Hj Yusfa Hanum.

Bersama mereka, ada juga H Kas Pani M Pd selaku koorwas dan sejumlah kepala SMK/SMA Aceh Singkil.

Tak ketinggalan, hadir isteri bupati yang juga Ketua PKK Aceh Singkil Nyonya Atmah Dulmusrid dan sejumlah undangan lainnya.

Drs H Laisani dalam sambutannya mengharapkan, SLB Negeri Al-Fansury yang diresmikan hendaknya dapat memberikan pelayanan dan pendidikan khusus bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus.

Sebab, anak-anak yang berkebutuhan khusus, kata Laisani, sekarang, masih banyak yang belum mendapatkan akses pendidikan.

Padahal, kata Laisani, mereka juga sangat membutuhkan pendidikan sebagaimana anak-anak normal lainnya.

“Tentu pendidikan yang dibutuhkan sesuai dengan kekhususan yang dimiliki mereka,” ucap Laisani.

Pendidikan khusus yang diberikan kepada anak yang berkebutuhan khusus itu, ulas H Laisani lagi, tidak saja penanaman nilai-nilai spritual, akhlak, dan karakter.

Yang lebih utama lagi, termasuk pemberian keterampilan vocasional atau life skill.

Sehingga, ketika anak-anak tersebut, berada dalam kehidupan sosial dan di tengah-tengah masyarakat, mereka telah bisa hidup mandiri.

“Paling tidak, mereka nanti tidak terlalu membebani orangtuanya,” ujar Laisani.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri Al-Fansury, Yossi Novianti menjelaskan, siswa berkebutuhan khusus yang mereka asuh saat ini, berjumlah 15 anak.

Sedangkan guru yang mengasuhnya, sebut Yossi, baru delapan orang dan satu orang tenaga administrasi.

“Insya Allah, kami ingin menjadikan SLB Negeri Al-Fansuri ini menjadi rumah kedua bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” tegas Yossi Novianti.

Yossi Novianti berkeyakinan, jika SLB Al-Fansury ini nanti memiliki asrama, anak yang mendaftar di sekolahnya akan terus bertambah.

Sebab, menurut pendataan pihaknya, ada 50-an orang anak yang berkebutuhan khusus yang masih tersebar di Aceh Singkil.

Sedangkan yang masuk ke SLB, Kata Yossi, belum sampai setengahnya.

“Jika mereka masuk ke SLB Al-Fansury, Insya Allah kami siap melayani mereka,” tutur Yossi Novianti.

Selain peresmian SLB Negeri Al-Fansuri, Kadis Pendidikan Aceh juga meresmikan SMA Negeri 3 Gunung Meriah, Aceh Singkil.

SMA yang berlokasi di Desa Sangga Beru itu, saat ini memiliki jumlah siswa sekitar 80 orang.

15 orang tenaga pengajar, dua di antaranya PNS. Sedangkan sisanya masih non-PNS.

Setelah meresmikan dua sekolah di Aceh Singkil, Kadis Pendidikan Aceh beserta rombongan, melanjutkan perjalanan meninjau pembangunan gedung SMK Kuta Baharu.

Selanjutnya bertolak kembali ke Banda Aceh, setelah melakukan serangkaian kunjungan kerja ke wilayah pantai barat-selatan Aceh.[]

KOMENTAR FACEBOOK