DPRK Banda Aceh Santuni Yatim Piatu

Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadilah, saat menyantuni sejumlah anak yatim dan piatu. Senin (26/2/2018). Foto: Fauzi Cut Syam/aceHTrend.

ACEHTREND.CO,Banda Aceh – DPRK Banda Aceh menggelar acara peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW di halaman Gedung lama DPRK Banda Aceh. Acara yang berlangsung pada Senin (26/02/2018) tersebut diisi oleh penceramah Tgk. H.Syukri M.Daud Pango yang merupakan pimpinan Dayah Raudhatul Hikmah, Pango Banda Aceh.

Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadilah, dalam sambutannya mengatakan peringatan hari – hari besar bersejarah seperti maulid hendaknya selalu kita lakukan, sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah Allah Swt yang telah menunjukkan jalan keselamatan bagi umat manusia melalui utusannya yaitu baginda Rasulullah SAW.

“Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah yaitu, barang siapa yang mencintai sunnahku, maka sungguh ia telah mencintaiku, maka ia akan bersamaku di dalam surga,” ujar Arif Fadillah dalam sambutannya.

Sementara itu Tgk. H.Syukri M.Daud Pango dalam sambutannya mengatakan bahwa semua orang harus dan wajib menolong Agama Allah, termasuk wakil rakyat dan para pemimpin lainnya.

Tgk Syukri menyebutkan bahwa Allah telah berfirman Alquran surat Muhammad ayat 7 yang artinya “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolong kalian dan mengokohkan kaki kalian.”

Untuk itu Tgk Syukri menyampaikan bahwa Allah akan meningkatkan derajat dan jabatan seseorang termasuk anggota legislatif untuk dan masyarakat biasa asal mau beriman dan bersungguh sungguh menolong Agama Allah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut juga dihadiri oleh Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman, Wakil Walikota H Zainal Arifin, para wakil pimpinan DPRK Banda Aceh, unsur Forkompinda dan sejumlah besar masyarakat dari berbagai kecamatan yang ada dalam kota Banda Aceh.

Pada saat yang sama pimpinan DPRK dan anggota lainnya juga memberikan santunan dan bingkisan kepada 150 lebih orang anak yatim piatu yang berasal dari berbagai kecamatan di Banda Aceh.

KOMENTAR FACEBOOK