Bea Cukai Hibahkan 23 Ton Bawang Merah ke Aceh Tamiang dan Langsa

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Kanwil Bea Cukai Aceh hibahkan sebanyak 23 ton atau 949 karung bawang merah kepada Kabupaten Aceh Tamiang dan Pemerintah Kota Langsa.

Bawang tersebut merupakan barang bukti atas upaya tindak pidana penyelundupan yang berhasil digagalkan Bea Cukai, masing masing menerima sebanyak 600 karung dan 349 karung, total perkiraan nilai barang hibah sebesar Rp 800.000.000.

Kepala Bea Cukai Wilayah Aceh, Agus Yulianto menyampaikan, sesuai dengan hasil penilaian Tim Stasiun Karantina Pertanian Banda Aceh bahwa bawang merah ini layak di konsumsi sehingga dihibahkan ke pemerintah daerah di Provinsi Aceh yang membutuhkan (Pemkab Aceh Tamiang dan Pemkot Langsa).

“Hibah bawang merah ini telah mendapatkan Surat Persetujuan dari Ketua Pengadilan Negeri Kuala Simpang Nomor 1/Pen.Pid/2018/PNKsp tanggal 26 Maret 2018,” kata Agus Yulianto dalam konferensi pers di Banda Aceh, (3/4/2018).

Dasar kegiatan hibah ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 240 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Aset Eks Kepabeanan dan Cukai.

Hibah merupakan pengalihan kepemilikan kepada pihak lain tanpa memperoleh penggantian untuk kepentingan sosial, kebudayaan, keagamaan, kemanusiaan, dan penyelenggaraan pemerintahan negara/daerah serta tidak mengganggu kesehatan, keamanan, keselamatan, lingkungan dan moral bangsa.

Dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Aceh berkomitmen untuk melanjutkan program hibah kepada masyarakat yang membutuhkan dari barang hasil penindakan kepabeanan dan cukai yang bersinergi dengan Kementerian/Lembaga lain di antaranya Kementerian Sosial / Pemerintah Daerah untuk pendistribusiannya serta pengadilan negeri setempat untuk persetujuan hibahnya.

“Hibah bawang kali ini merupakan hibah pertama kali di tahun 2018. Pada tahun sebelumnya, Kanwil Bea Cukai Aceh juga telah menghibahkan bawang sebanyak 60 ton pada Juni 2017 dan 12 ton di Agustus 2017 ke beberapa pemerintah daerah,” ujarnya. []