Di Aceh, HIV/AIDS & Sipilis Dominan Diderita Laki-laki

ACEHTREND.CO, Banda Aceh- Hingga tahun 2016, kaum lelaki di Aceh adalah pengidap paling dominan penyakit HIV, AIDS dan sipilis. Dari data Profil Kesehatan Aceh Tahun 2016 yang diterbitkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia, penderita AIDS laki-laki empat kali lebih besar dari perempuan.

Hingga tahun 2016, jumlah kasus baru HIV positif sebanyak 53 kasus. Sedangkan AIDS yang ditemukan adalah 62 kasus.

Proporsi penderita AIDS pada laki-laki sebesar 81 % (50 kasus) lebih
tinggi dibandingkan pada perempuan sebesar 19 % (12 kasus). kasus baru AIDS
menurut kelompok umur, tertinggi terdapat pada umur 25 – 49 tahun sebanyak
47 kasus diikuti kelompok umur 20 – 24 tahun sebanyak 8 kasus. kelompok umur
tersebut masuk ke dalam kelompok umur produktif yang aktif secara seksual.

Untuk penyakit syphilis, proporsi menurut jenis kelamin 93 % kasus
terdapat pada laki-laki (25 kasus) dan 7 % pada perempuan (2 kasus).

Sementara menurut kelompok umur, penyakit syphilis lebih banyak terjadi pada
kelompok umur 25 – 49 tahun sebanyak 23 kasus (85 %) diikuti kelompok umur
20 – 24 tahun sebanyak 3 kasus (11 %) dan usia di atas 50 tahun sebanyak 1
kasus (4 %).

HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi Human Immunodeficiency Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Infeksi tersebut menyebabkan penderita mengalami penurunan ketahanan tubuh sehingga sangat mudah untuk terinfeksi berbagai macam penyakit lain.

Sebelum memasuki fase AIDS, penderita terlebih dulu dinyatakan sebagai HIV
positif. Jumlah HIV positif yang ada di masyarakat dapat diketahui melalui 3
metode, yaitu pada layanan Voluntary, Counseling and Testing (VCT), sero
survey, dan Survei Terpadu Biologis dan Perilaku (STBP).

HIV dapat ditularkan melalui hubungan seks, tranfusi darah, penggunaan jarum suntik bergantian dan penularan dari ibu ke anak (perinatal). Jumlah kasus baru HIV positif yang dilaporkan pada tahun 2016 sebanyak 35 kasus, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya 29 kasus.

KOMENTAR FACEBOOK