Diduga Idap Gangguan Jiwa, Panti Jompo Tolak Lansia Asal Aceh Barat

ACEHTREND.CO, Meulaboh- Anggun, gelandangan lanjut usia penderita diabetes mellitus (DM) yang kini masih dalam perawatan Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dien (RSU-CND) Meulaboh, ditolak oleh manajemen panti jompo Banda Aceh, karena disebut-sebut memiliki riwayat penyakit kejiwaan.

Kabid Pelayanan RSU Cut Nyak Dhien, dr. Eman, Selasa (10/4/2018) kepada aceHTrend menjelaskan, hasil koordinasinya dengan pihak panti jompo melalui Dinas Sosial Aceh Barat, lansia gelandangan di ruang perawatan jiwa itu tidak memenuhi kriteria titipan panti jompo. Dia mengatakan salah satu syarat di panti jompo adalah kesehatan serta tidak membuang kotorannya sembarangan.

“Hasil koordinasi ulang kami dengan dinas, nenek ini tidak bisa dititipkan ke panti jompo karena tidak memenuhi kriteria. Kemarin pun kami melihat dia sering buang kotoran sembarangan. Maka di bagian pelayanan harus menggunakan planning ke dua, yaitu mengurus penangggungan biaya perawatan ke pihak BPJS” jelas dr. Eman.

Ia memastikan, pihak rumah sakit akan merawat nenek yang hudup sebatang kara ini lebih maksimal lagi, menggunakan program PBJS Kesehatan.

“Kami akan usahakan nenek ini bisa ditanggung BPJS. Saya memastikan akan dirawat dengan baik,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, perempuan lanjut usia bernasib buruk yang dirawat di ruang penyakit jiwa, RSU CND Meulaboh karena menderita penyakit DM. Ia hidup sebatang kara, tidak diketahui alamatnya dimana dan siapa keluarganya.

dr. Eman, kemarin menyebutkan perempuan itu seharusnya dititikan ke panti jompo. Namun di Aceh Barat belum memiliki panti jompo. Sehingga pihaknya perlu membagun koordinasi dengan Dinas Sosial yang di Banda Aceh. Setelah dihubungi belum ada tanda-tanda penjemputan.