Pekerja PT CA: Pemerintah Abdya Juga Harus Memperhatikan Nasib Kami

ACEHTREND.CO, Blangpidie – Muhammad Isa (35) salah seorang warga Gampong Cot Semantok, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya yang sehari-harinya bekerja di PT Cemerlang Abadi (CA) mengatakan, selama hadirnya PT CA di kawasan Kecamatan tersebut, setidaknya sudah mampu menjadi penyokong keberlangsungan ekonomi bagi dirinya.

M. Isa mengaku, sebelum dirinya bekerja di PT tersebut, kadangkala ia tidak tak harus bekerja di mana. Hal ini karena terbatasnya lapangan pekerjaan di Kabupaten yang dijuluki Nagari Breuh Sigupai tersebut.

“Saya sudah empat tahun bekerja di PT CA. Alhamdulillah berkat bekerja disini, setidaknya saya mampu untuk menghidupi keluarga, jika dibandingkan sebelumnya yang tidak memiliki pekerjaan tetap, apalagi lapangan pekerjaan di kabupaten kita ini terbatas,” ungkap M. Isa kepada aceHTrend, Minggu (15/4/2018) saat ditemui langsung di lahan HGU milik PT CA Gampong Cot Semantok.

M. Isa menilai, dengan berkembangnya isu penolakan perpanjangan izin usaha HGU PT CA dari pemerintah setempat, dirinya beserta karyawan lainnya berharap agar pemerintah daerah juga harus memperhatikan mereka yang bekerja di lahan PT CA tersebut.

M. Isa mengaku, setiap harinya mereka yang bekerja di PT CA digaji sebesar Rp 108.000/harinya.

“Harapan kami kepada pemerintah daerah juga harus memerhatikan nasib kami yang bekerja di sini. Jika PT ini ditutup, kami harus kerja apa, dan bagaimana kami menghidupkan keluarga kami, belum lagi menyekolahkan anak-anak kami, bukankah kehadiran pemimpin itu untuk mensejahterakan rakyat?,” tanya M. Isa dengan wajah penuh harap.

Setali tiga uang, pernyataan senada juga disampaikan mantan Keuchik Gampong Simpang Gadeng, Syarifuddin. Menurutnya, keberadaan PT CA sangat bermamfaat bagi masyarakat setempat dalam mencari nafkah.

“Keberadaan PT CA sangat membantu, di antaranya terkait dengan lapangan pekerjaan. Di PT CA ini banyak mempekerjakan warga sekitar, seperti Gampong Cot Seumantok, Simpang Gadeng, bahkan sampai ke Blang Raja,” bebernya.

Selama ini sambungnya, pihak perusahaan juga rutin memberikan CSR ke beberapa gampong di sekitarnya. Kemudian lanjut Syarifuddin, terkait dengan adanya polemik perpanjangan HGU PT CA, dirinya berharap agar pemerintah juga harus memperhatikan nasib para pekerja yang selama ini mencari sesuap nasi di PT tersebut.

“Jika PT ini ditutup, tentu kami sebagai pekerja akan menjadi pengangguran, dan bagaimana kami harus menghidupi keluarga. Maka dari itu kami sebagai pekerja sangat berharap agar tempat dimana kami mencari nafkah agar tidak dipermasalahkan, sebab kami sangat nyaman bekerja di sini,” papar Sayarifuddin.

KOMENTAR FACEBOOK