Setengah Miliar Lebih Total Santunan Kemensos untuk Korban Sumur Minyak

Pemandangan ledakan Sumur Minyak Aceh Timur dilihat dari udara (Foto: Mongabay.co.id)

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kementrian Sosial RI, Nurul Fajriati, SH.,MH mengatakan, Menteri Sosial Idrus Marham akan menyerahkan secara simbolis santunan untuk korban ledakan sumur minyak di Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur senilai total Rp 757.050.000 juta, Jumat 4 Mei 2018, besok.

Santunan tersebut berupa, santunan korban terdampak Rp 247.050.000, santunan untuk korban meninggal dunia Rp 303.000.000, dan santunan untuk korban yang menderita luka-luka Rp 180.000.000. Total santunan senilai Rp 757.050.000.

Seperti diketahui, meledaknya sumur minyak tradisional yang dikelola secara tradisional pada Rabu 25 Maret 2018 sekira pukuk 01.30 WIB malam itu telah telah mengakibatkan 22 orang meninggal dunia, 36 orang luka-luka, 6 rumah ludes terbakar dan 140 kepala keluarga atau 525 orang harus diungsikan.

Direktur PSKBS dan Ptrokol Kementerian Sosial RI bersama Kasi PSKBS Dinsos Aceh saat mengunjungi salah satu rumah sakit tempat dirawatnya korban kebakaran di Aceh Timur. (Foto:aceHTrend/Irwan)

Menurut Nurul Fajriati, santunan tersebut dikirim langsung ke rekening para korban sesuai dengan surat keputusan Bupati Aceh Timur. Sementara untuk korban terdampak diberikan dalam bentuk bantuan berupa barang atau bantuan masa panik.

“Untuk korban meninggal dunia, santunannya akan diterima oleh ahli waris, korban luka-luka santunannya dikirim langsung ke rekening yang bersangkutan. Masing-masing Rp 15 juta untuk korban meninggal, Rp 5 juta untuk korban luka.”

“Besok akan dilakukan penyerahan oleh Pak Menteri secera simbolis yang dipusatkan di halaman Masjid Al Abrar Gampong Pasir Putih,” katanya, Rabu (3/5/208)

Nurul Fajriati juga menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mengecek total santunan yang sudah dikirimkan ke rekening para korban bencana kebakaran.

“Hampir semua rekening korban sudah masuk, tinggal beberapa lagi yang masih dalam proses,” katanya. []