TKA Vs TKI, Remitansi Tidak Berimbang

Ilustrasi: detik.com

Setelah pemberlakuan Perpres Nomor 20 Tahun 2018, isu ganti presiden 2019 semakin mencuat. Di acara Car Free Day baik di Jakarta maupun di Medan, banyak para penggiat politik dan simpatisannya menggelar aksi #GantiPresiden2019.

Lalu, bagaimana keadaan TKA di Indonesia dan di posisi apa saja mereka bekerja?

Bila merujuk pada jumlah, maka Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri berjumlah 3,5 juta orang, berbanding terbalik dengan jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk ke Indonesia sebanyak 126 ribu orang menurut data yang dilansir akhir 2017.

Bila dilihat dari profesi yang digeluti, TKI yang berada di luar negeri bekerja pada posisi sebagai berikut:

• Sektor domestic (pembantu rumah tangga dan pengasuh bayi) sebanyak 32%
• Pekerja perkebunan sebanyak 19 %
• Pekerja kontruksi sebanyak 18%
• Buruh pabrik sebanyak 8%
• Perawat orang tua sebanyak 6%
• Staf toko dan hotel sebanyak 4%
• Sopir sebanyak 2%
• Kru kapal sebanyak 0,5%

TKA yang bekerja di Indonesia bekerja pada posisi sebagai berikut:

• Profesional sebanyak 23,87 ribu
• Direksi sebanyak 15,6 ribu
• Komisaris sebanyak 2,1 ribu
• Manajer sebanyak 20,1 ribu
• Supervisor sebanyak 2,3 ribu
• Teknisi sebanyak 9,14 ribu
• Konsultan sebanyak 12,8 ribu

Perbedaan posisi antara TKA dan TKI tentu berdampak pada remitansi (Remitansi adalah transfer uang yang dilakukan pekerja asing ke penerima di negara asalnya-red) Total remitansi yang dihasilkan TKI pada 2017 sebesar US$ 8,79 miliar, jauh di atas remitansi yang dikirimkan TKA ke negara asal mereka sebesar US$ 3,48 miliar. Bila dihitung rata-rata per kepala, remitansi yang dihasilkan TKI hanya sebesar US$ 2.513 per individu. Jumlah ini 10 kali lebih rendah dibandingkan remitansi TKA yang mencapai US$ 27.524 per individu.

Merujuk pada data Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, pada tahun 2015 jumlah TKA sebanyak 77,15 ribu orang, kemudian pada tahun 2016 naik menjadi 80,37 ribu orang atau bertambah sebanyak 4,1 %. Pada tahun 2017 angka ini semakin membengkak dengan jumlah 85,97 ribu orang atau 6,97 %.

Aadapun negara asal TKA adalah sebagai berikut:
• Tiongkok (Republik Rakyat Cina) sebanyak 24.804 ribu orang.
• Jepang sebanyak 13.540 ribu orang
• Korsel sebanyak 9.521 ribu orang
• India sebanyak 6.237 ribu orang
• Malaysia sebanyak 4.603 ribu orang
• Filipina sebanyak 3.174 ribu orang.
• Australia sebanyak 2.603 ribu orang
• Amerika Serikat sebanyak 2.526 ribu orang
• Singapura sebanyak 1.915 ribu orang
• Lainnya sebanyak 15.035 ribu orang.

KOMENTAR FACEBOOK