Surya Paloh: DNA Saya 100 % Aceh

Surya Paloh, saat sedang memberikan sambutan pada acara silaturahmi dengan alim ulama se Aceh di Kriyad Muraya, Banda Aceh, Jumat (11/5/2018). Foto: Fauzi Cut Syam (aceHTrend).

ACEHTREND.CO, Banda Aceh- Surya Paloh yang merupakan tokoh nasional yang berasal dari Aceh, Jumat (11/5/2018) mengaku abhwa dia merupakan orang asli Aceh. DNA-nya 100 % Aceh.

Atas dasar kecintaan yang heroik terhadap tanah kelahiran, ia adalah orang pertama di Indonesia melalui Media Group, melakukan berbagai desakan agar pemerintah segera bersikap terhadap musibah yang menimpa Aceh pada 26 Desember 2004.

Media Group juga pihak yang berhasil membuat dunia internasional bersimpati kepada Aceh yang luluhlantak dilamun tsunami. Tak sebatas itu, Media Group melalui Metro TV, dengan berbagai peralatan kerja pendukung, berhasil menerobos ke seluruh kawasan bencana dan mewartakan musibah yang menimpa Aceh ke berbagai penjuru dunia.

“Saya juga satu-satunya sipil dan putra Aceh yang menghadap pemerintah untuk meminta agar segera mencabut status darurat militer di Aceh kala itu. Tapi yang saya lakukan tidaklah dicatat dalam lembaran buku sejarah,” ujar Surya Paloh di hadapan 15 alim ulama se Aceh di Hotel Kriyad Muraya, Banda Aceh.

Dalam kesempatan itu, Surya Paloh sempat berujar, di Aceh saat ini telah terjadi sesuatu yang aneh, orang yang dulunya menghantam Aceh, justru dipuja-puja.

Sebagai putra Aceh, Surya Paloh terus bekerja untuk membangun Aceh dari Pusat. Sebagai partai pendukung pemerintah, NasDem yang ia ketuai selalu berjuang agar Aceh mendapatkan kepercayaan dari Presiden Joko Widodo.

“Sebagai mitra pemerintah, NasDem merupakan salah satu partai yang memiliki bergaining kuat di mata Presiden. Ini modal besar yang dimiliki oleh Aceh,” katanya.

Aceh sudah sangat jauh tertinggal, pengangguran, kemiskinan, ketidakmandirian. “Sekarang kita maju atau mundur? Apa yang sekarang kita ekspor? Semua kebutuhan kita pasok dari Medan (Sumut-red),” kata Surya Paloh.

Dalam kesempatan itu, Surya Paloh mengatakan NasDem merupakan partai nasionalis-religius yang sarat dengan nilai-nilai keagamaan. Dirinya meyakinkan bahwa NasDem lebih komit memperjuangkan semangat Islam ketimbang parpol Islam.

“Kita ingin berarti bagi semua, tetap menjaga interaksi dalam koridor norma yang sudah disepakati yaitu adat istiadat, yang tutupannya berupa yaitu moralitas,” katanya.

Wujud dari semangat itu, salah satu terobosan NasDem adalah politik tanpa mahar. Ini merupakan satu-satunya partai politik yang menerapkan politik tanpa mahar hanya NasDem. Partai lain tidak melakukannya. Tujuannya untuk memadukan antara kemapuan dan profesionalisme.

“NasDem adalah partai yang menjalankan dakwah kebangsaan,” katanya.