Hasil Panen Memuaskan, Amirudin Gelar Syukuran di Lokasi Tambak Vaname

Tambak milik Amiruddin (Foto : aceHTrend/Sudirman)

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Amiruddin, salah seorang pengusaha udang vaname di Aceh Barat menggelar syukuran dengan cara menyantuni anak yatim di lokasi tambaknya di pantai Gampong Suak Pandan, Kecamatan Samatiga, kabupaten setempat, Minggu (13/5/2018) siang. Syukuran itu dilakukan tepat di hari penaburan benih siklus kedua sebanyak 4 juta benih.

Amiruddin mengatakan, usaha tambaknya saat ini telah mencapai luas 18 hektar dari sebelumnya hanya 11 kolam, dia terus mengembangkan kolam-kolamnya hingga mencapai 27 kolam tambak dengan daya tampung mencapai 4 juta benih.

“Alhamdulillah hasil panen beberapa waktu lalu cukup memuaskan, saya terus bersemangat untuk memperluas lokasi tambak dan penambahan bibit udang vaname. Karena alam di sini sangat mendukung,” kata Amiruddin.

Amiruddin mengungkapkan, dari total area 11 kolam tambak dengan lima kali panen persial, ditambah panen terakhir 13 ton udang vaname berumur 120 hari yang total produksi mencapai 22 ton.

“Hasilnya kita masih menjual ke Medan dengan harga 80-100 ribu per kilogram. Ke depan kita target satu tambak bisa menghasilkan 2 ton, dengan masa tunggu 4 bulan. Total bibit kita siapkan untuk dua tahap penaburan sebanyak 4 juta, dengan jumlah kolam 42, kolam ukuran rata 35×30 meter,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam menggeluti usaha budidaya udang vaname seperti yang dilakukannya membutuhkan modal besar dan sudah berskala investasi karena selain membutuhkan tenaga kerja khusus, Ia juga menggunakan peralatan modern dan canggih.

Akan tetapi sebut Amir, pengembangan budidaya udang vaname tidak sesulit itu, masyarakat biasanya yang memiliki lahan 100 meter persegi juga bisa membuka kolam tambak untuk membangun usaha demikian, terpenting punya kemauan yang kuat. Bagi masyarakat yang punya lakasi di pinggir pantai yang berminat membuka usaha ini kita siap bantu terutama dalam hal teknis.

“Kebutulan saya dapat pendampingan dari PT Centra Proteina Prima, masyarakat yang ingin mengembangkan budidaya udang vaname ini juga bisa. Tidak perlu modal yang begitu besar. Apalagi jenis udang ini sudah melewati proses riset, bukan komoditas uji coba, tapi sudah terbukti menguntungkan,” katanya.

Sementara itu Tehnical Patner PT Prima, Suryotomo, memberikan apresi kepada Amiruddin yang berhasil mengembangkan usaha budidaya udang vaname di daerah setempat, pihaknya pun akan terus mendukung dengan perannya dalam mendampingi.

“Budidaya udang vaname sangat bergantung dengan faktor alam. Udang ini membutuhkan kualitas air masih bagus. Maka di garis pantai Aceh Barat ini sudah teruji kualitasnya. Ini laut bebas dan tidak banyak kotoran,” jelasnya.

Ia juga menyarankan kepada masyarakat sekitar agar tidak terbeban, jika ingin membuka usaha tambak tidak harus besar seperti milik Amiruddin.

“Boleh masyarakat buka usaha tambak milik pribadi dalam skala kecil. Satu atau dua kolam. Nanti kita bantu bimbing dan suplai bibit. Jangan berpikir untuk langsung besar. pastinya semua produksi udang vaname masyarakat bisa tertampung. Serendah-rendah pun harganya, kalau budidaya masih menguntungkan,” katanya.[]