Perdana di Aceh, Kejari Nagan Raya Cambuk Pelanggar Jinayah di Lapas Meulaboh

ACEHTREND.CO, Meulaboh- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Nagan Raya, menggelar eksekusi uqubat cambuk terhadap seorang terpidana bernama Toroziduhu Zebua, warga asal Kabupaten Nias Selatan, karena melanggar Qanun Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, terkait masalah khamar.

Proses uqubat cambuk dilangsungkan Selasa pagi, (15/5/2018) di komplek Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas II B Meulaboh.

Kepala kejaksaan negeri Nagan Raya, Kuncoro mengungkapkan, pelaksanaan hukuman cambuk di Lapas sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh nomor 5 Tahun 2018.

“Hasil koordinasi kita dengan Kalapas beberapa hari yang lalu, ternyata Lapas Meulaboh sudah siap melaksanakan hukuman cambuk, maka kita eksekusi hari ini. Terpidananya satu orang menyangkut masalah khamar. Dia menjadi terpidana di Mahkamah Syariah sebanyak 50 kali cambuk, setelah dikompensasi dengan masa tahanan yang telah dijalaninya 129 hari, maka dia menerima cambuk sebanyak 45 kali” jelasnya.

Kajari mengatakan, pihaknya melakukan eksekusi cambuk masih secara terbuka, namun lokasinya saja di dalam komplek Lapas.

“Masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi cambuk diperbolehkan. Teman-teman wartawan juga tidak kita hambat, silakan meliput kegiatan ini. Tapi kalau ingin meliput yang lain-lain di dalam Lapas, silakan teman-teman koordinasi langsung dengan Kalapas”katanya.

Sementara itu, Kalapas kelas II B Meulaboh Jumadi saat dimintai keterangannya menerangkan, jika masyarakat luas ingin menyaksikan proses cambuk dipersilakan, pihaknya juga telah menyediakan tempat khusus khalayak ramai sejauh 10-12 meter dari panggung.

“Berkaitan dengan masyarakat yang ingin menyaksikan dipersilakan, aturannya membenarkan. Cuma kenapa hari ini masih terkesan masih tertutup karena ini pertama kali. Maka agak sedikit diperketat karena menyangkut napi di dalam Lapas. Yang pasti hukum cambuk ini terbuka untuk masyarakat luas” jelasnya.