Kekuatan Sahabat Sejati

Oleh Rahmat Habibi*)

Menjalankan aktifitas sosial sudah tentu kita banyak malalui proses dalam berinteraksi dengan masyarakat yang berbeda suku dan bahasa. Sangatlah penting dalam berinteraksi sosial, yang paling utama dibutuhkan adalah sahabat sejati dan setia dalam bahu – membahu proses hidup ini.

Seperti firman Allah Swt dalam al-Qur’an yaitu “menyambung hubungan tali dengan Allah dan manusia.” Namun kekuatan dari sahabat sejati sangatlah berbeda dengan kita berteman pada siapapun bahkan ketika berjumpa dijalan atau di warung kopipun itu juga teman dianggap, tapi belum tentu mereka sahabat sejati.

Penulis bukan bermaksud untuk membandingkan atau memprovokasi sehingga kita tidak ingin membangun relasi perteman pada siapun yang justru kita tidak mau berteman alias hidup sendiri, ini jelas sangatlah salah jika dalam memahami konteks di atas secara keliru dan gagal paham.

Dapat kita katakan bahwa yang sangat sakral adalah bagaimana kita mampu menyaring dan memilih secara baik sahabat kita, jangan sampai terpengaruh atau dipengaruhi oleh teman – teman yang dalam proses sehari – harinya banyak menyiakan waktu dengan game, narkotika, kriminalisasi dan tindakan yang dapat merugikan orang sekitarnya. Ini penulis alami sebagai salah satu bukti nyata dari pengalaman.

Sabahat Sosial

Untuk memilih sahabat sejati dengan mengajak mereka senantiasa pada jalan kebaikan dan tentunya pada aspek kehidupan positif yang diridhai oleh Allah Swt. Realitas sekarang kita melihat bahwa di berbagai wadah atau organisasi yang sifatnya sosial dan pelatihan kader, sangat banyak kita dapatkan di kalangan universitas dan masyarakat. Oleh sebab itu penulis fokus pada tema di atas yaitu sahabat sejati. Dalam menjalankan proses di tatanan organisatoris kita sudah banyak mengenal teman – teman dari berbagai kalangan etnis dan suku yang berbeda dengan kita. Dalam jangkauan proses tersebut dari hari dan waktu kita pasti akan menemukan figur sahabat dan berbagai macam karakter serta kepentingan yang berbeda.

Maka ketika kita sudah bisa melihat dan memilah berbagai macam karakteristik atau variasi, pasti kita tahu siapa teman yang pantas dan setia dengan kita ? Nah ini hanya mampu dijawab oleh orang – orang yang sudah mendalami proses psikologis sosial organisatoris dengan baik dan berintegritas.

*)Penulis adalah anggota HMI Komisariat Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry. . Juga penikmat Sastra Arab.

Ilustrasi dikutip dari internet.