Bang Leman – Abdullah Puteh Bertemu,Ini yang Disampaikan

Sulaiman Abda dan Abdullah Puteh

ACEHTREND, Laweung – Sulaiman Abda berpapasan dengan Abdullah Puteh di jalan Guha Tujoh, jalan yang berada dalam kawasan pabrik Semen, Laweung dan Batee, Selasa (22/5).

Abdullah Puteh tampak sehat meski sudah berusia 69. Abdullah Puteh sempat memperlihatkan KTPnya guna menyakinkan jika dirinya bernama Abdullah Puteh, kelahiran 1949.

“Neu bantu perjuangkan siat jalan nyo, bah di aspal, bah mangat kamo rakyat jak mita ekonomi.”

Permintaan itu disampaikan Abdullah Puteh yang berprofesi sebagai pedagang buah kates mengaku susah saat melewati jalan karena masih rusak dan belum di aspal.

Sulaiman Abda Tinjau Jalan Tibang (Pidie) – Krueng Raya (Aceh Besar), Selasa (22/5). Foto aceHTrend

Tinjau Jalan Tibang – Krueng Raya
Sulaiman Abda, Wakil Ketua DPRA itu berada di jalan dalam kawasan pabrek semen itu untuk melakukan peninjauan kondisi jalan Tibang (Pidie) – Krung Raya (Aceh Besar). Tampak dibeberapa titik jalan yang belum beraspal itu lubang seperti kubangan kerbau. Sulaiman Abda ditemani Bustami Usman, dosen Fakulatas Ekonomi, Unsyiah.

Abdullah Puteh (49) yang melihat Sulaiman Abda sedang berada di jalan, langsung berhenti untuk menyampaikan permintaannya kepada Sulaiman Abda.

Abdullah Puteh mengaku sehari-hari hanya bisa mengumpul uang 150 ribu sehari. “Itupun jika dilepas dengan harga murah,” kata Abdullah Puteh dalam bahasa Aceh.

Kates dikumpulkan dari Gle Kulee, Batee untuk kemudian di jual di pasar Pante Teungoh, Sigli.

Sebelumnya, Jasapan (40), pemakai jalan dari Laweung juga menyampaikan harapannya agar pemerintah bersedia mempercepat merehab atau menaspal jalan Tibang (Pidie) – Krueng Raya (Aceh Besar). Hal yang sama juga diutarakan oleh Zulkifli yang juga turun dari truk untuk berbincang-bincang dengan Sulaiman Abda.

Sulaiman Abda mengaku anggaran untuk jalan Tibang – Krueng Raya sudah ada dalam DAK 2018. “Saya harap bisa segera ditindaklanjuti, sehingga jika mungkin jalan ini bisa dipakai untuk jalur lulu lintas truk, sedangkan jalan yang selama ini ada dipakai untuk jalur lalu lintas bus dan lainnya,” kata Bang Leman yang juga menyempatkan menjeguk Mesjid Babut Taqwa, Meuunasah Sago, Laweung. []