Rafli Ungkap Alasan Maju Sebagai Calon Anggota DPR RI di Pileg 2019

Rafli Kande saat bersama Wapres Jusuf Kalla (Foto : Ist)

ACEHTREND.CO, Jakarta – Pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 lalu, Rafli Kande maju sebagai calon dan terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh. Sadar akan terbatasnya fungsi dan wewenang, Pileg kali ini (2019) musisi ternama di provinsi paling barat pulau Sumatera itu membulatkan tekad untuk mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Aceh I (satu) melalui Partai Gerindra.

“Kita tidak lagi maju sebagai calon DPD di 2019 nanti, namun akan maju sebagai calon anggota DPR RI melalui Partai Gerindra,” kata Rafli saat ditanyai pilihan politiknya oleh wartawan, Jumat (26/05/2018) di Banda Aceh.

Rafli mengungkapkan motivasinya untuk maju mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.

“Agar dapat lebih maksimal memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh. Anggota DPR RI memiliki peran dan fungsi lebih besar dari berbagai aspek dibandingkan DPD, ” ujarnya.

Peran dan fungsi yang dimaksud Rafli tersebut adalah, legislasi (merancang undang-undang), budgeting (penganggaran), dan pengawasan.

“Kalau di DPD kita tidak terlibat dalam fungsi budgeting. Bahkan rancangan undang-undang (RUU) yang sudah kita sudun harus diusul lagi ke DPR RI untuk disahkan,” ungkapnya.

Untuk itu putra asli pantai barat selatan Aceh ini menegaskan, jika nanti dirinya dipercayakan menjadi anggota DPR RI maka ia akan bekerja maksimal dalam menjalankan fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan dalam memperjuangkan kepentingan Aceh di Senayan.

“Jika saya nanti dipercayakan untuk menjadi anggota DPRI, fokus saya adalah memperjuangkan kepentingan Aceh melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan kementerian terkait agar berbagai program dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah,” jelasnya.

Di samping itu, Rafli juga mengungkapkan bahwa peran DPD sebenarnya sangat penting untuk dalam aspirasi dari jalur non partai dalam sistem tata NKRI. Namun dia beraharap anggota DPD ke depan lebih solid dalam berbagai hal.

“Termasuk upaya penguatan kelembagaan yang selama ini terkesan tak bisa berbuat banyak untuk daerah,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Dapil Aceh  I yakni mencakup Banda Aceh, Sabang, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Simeulue, Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam, Singkil, Aceh Tenggara dan Gayo Lues. []