KSATRIA di Yogyakarta Gelar Silaturahmi Antar Alumni Dayah

Foto: ist.

ACEHTREND.CO, Yogyakarta- Keluarga Besar Santri Aceh (KSATRIA) di Yogyakarta, Ahad sore (27/5/2018) menggelar silaturahmi alumni lintas dayah di salah satu rumah makan di sana.

M. Ridho Agung selaku penggagas KSATRIA dalam rilisnya menyebutkan selain silaturahmi sebagai agenda rutin sebulan sekali Kastria Yogyakarta, para santri tersebut juga mempererat silaturahmi dengan melestarikan local wisdom Islam tradisional di perantauan Yogyakarta.

“Kegiatan kami sebelumnya seperti mengadakan acara malam doa bersama di malam Nifsu Sya’ban, Isra Mi’raj ,meugang, mengadakan pengajian keagamaan, pembacaan kitab maulid Dalail Khairat pada Jum’at dan shalat Tarawih berjamaah di Meunasah Aceh Yogyakarta,” ujarnya.

Keluarga Santri Aceh Yogyakarta terus berupaya menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan santri Aceh alumni dayah modern dan tradisional di Aceh dan juga dengan santri asal Aceh yang menimba ilmu agama di pesantren di Pulau Jawa khususnya di Yogyakarta, seperti Ponpes Al Munawwir Krapyak dan At Taqwa Alawiyah Kembang.

Alumni dayah Aceh yang sudah bergabung di KSATRIA Yogyakarta dari Pesantren Modern MUQ Pagar Air, MUQ Langsa, Jeumala Amal Pidie, Raudhatus Sa’adah Kluet Utara, Budi Lamno, Al Munjiya Labuhan Haji, Darul Aitami Pasie Raja, Mudi Mesra Samalanga, Darul Ulum Banda Aceh, Al Falah Abu Lam U, Oemar Diyan, Ruhul Islam Anak Bangsa, Babun Najah, Darussalam Gontor 10 Darul Amin Aceh. Dayah Abu Lueng Ie. dan Dayah Bustanul Huda Blang Pidie.

Ketua Santri Aceh Yogyakarta Tgk Wahyu Zia Ul Haq, pada kesempatan itu mengharapkan berbagai alumni santri dayah Aceh di Yogyakarta mampu membangun dialog ukhwah Acehiyah antar sesama santri, agar ketika kembali ke Aceh mereka tidak kaku dan mampu saling bersinergi untuk ikut serta berkontribusi bagi kemajuan Islam dan Aceh yang lebih baik di masa yang akan datang.

Dalam Bukber tersebut tersebut juga dihadiri oleh Ketua Taman Pelajar Aceh (TPA) Zulfan Febrian, Duta Pelajar Aceh Muhammad Ridho Agung dan Bustanul Aulia,S.E Ketua GeMI ACEH. Dalam sambutannya Ketua Umum GeMI Aceh mengatakan santri tidak boleh lagi berlarut-larut dalam entitas masa lalu, sekarang yang sudah memiliki ilmu lebih wajib memberikan sesuatu untuk masyarakat dan pemuda Aceh.

KOMENTAR FACEBOOK