Pengunjuk Rasa Protes Penggarapan Lahan di Luar HGU

 ACEHTREND.CO, SINGKIL | Tak kurang dari tiga ratusan masyarakat Aceh Singkil yang tergabung dalam Aliansi Tani Bergerak dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pekat-IB, memprotes PT Delima Makmur yang menggarap lahan di luar Hak Guna Usaha (HGU).

Protes itu mereka lancarkan dalam unjuk rasa yang digelar di depan Kantor DPRK Aceh Singkil, di Kampung Baru, Singkil Utara, Senin (28/5/2018) .

Atas tindakkan yang semena-mena itu, para demonstran yang diwakili Safaruddin meminta pada Pemkab dan DPRK Aceh Singkil agar menghentikan aktivitas PT Delima Makmur tersebut.

Karena lahan yang digarap perusahaan perkebunan kelapa sawit seluas 2.581 hektar itu, kata Safaruddin, bukan milik atau HGU PT Delima Makmur.

“Lahan seluas 2.581 itu, belum memiliki sertifikat HGU. Jadi  Perusahaan perkebunan kelapa sawit tidak berhak menggarapnya,” tandas Safaruddin yang bertindak sebagai Koplap unjuk rasa.

Karenanya, tambah safaruddin, pihak Pemkab dan DPRK segera menghentikan aktivitas perusahaan PT Delima Makmur yang mengelola lahan di luar HGU.

Sementara itu, pengunjuk rasa lainnya mengatakan, tindakan PT Delima makmur yang menyerobot lahan di luar HGU, merupakan tindakan semena-mena dan mencederai kepentingan publik.

“Jadi, sangat wajar jika Pemkab dan DPRK Aceh Singkil menyahuti aspirasi warga ini,” katanya.

Setelah berorasi dan membentangkan spanduk,  perwakilan demonstran selanjutnya melakukan pertemuan dengan pimpinan dan anggota DPRK Aceh Singkil.

Dalam pertemuan tersebut disepakati, bahwa dewan mengeluarkan surat rekomendasi kepada Bupati Aceh Singkil, untuk menghentikan aktivitas perusahaan di areal seluas 2.581 hektar.

Selain itu juga diputuskan, pihak pengunjuk rasa dan DPRK akan turun ke lapangan bersama-sama menghentikan aktivitas PT Delima Makmur pada lahan yang disengketakan.

Sementara itu, dalam pertemuan pihak demontran dengan Pemkab Aceh Singkil.

Bupati dan sekdakab berjanji akan menggelar rapat terpadu bersama Forkopimda Aceh Singkil pada tanggal 4 Juni 2018.

Dengan agenda rapat penghentian seluruh aktivitas PT Delima Makmur di luar HGU.[]

KOMENTAR FACEBOOK